Akurat
Pemprov Sumsel

Politik Luar Negeri Prabowo: Seribu Teman Terlalu Sedikit, Satu Musuh Terlalu Banyak

Atikah Umiyani | 13 November 2023, 20:46 WIB
Politik Luar Negeri Prabowo: Seribu Teman Terlalu Sedikit, Satu Musuh Terlalu Banyak
 
AKURAT.CO Calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto memegang teguh prinsip good neighbors policy saat membahas mengenai kebijakan luar negeri (polugri) Indonesia.
 
Prabowo menekankan pentingnya membangun hubungan baik dengan banyak negara, dan menghindari permusuhan. Dia mengatakan, seribu teman terlalu sedikit tetapi satu musuh terlalu banyak.
 
"Seribu teman hanya sedikit, satu musuh terlalu banyak. Kita membutuhkan perdamaian dan stabilitas agar perekonomian kita dapat berkembang dan membawa kemakmuran bagi rakyat," kata Prabowo saat menyampaikan pidatonya dengan bahasa Inggris di acara Centre For Strategic and International Studies(CSIS), Senin (13/11/2023).
 
 
Prabowo menyadari bahwa kebijakan tersebut tidak mudah untuk dilakukan. Namun, dia tetap bersikukuh akan tetap menjalin kemitraan dengan banyak pihak. 
 
"Memang mudah diucapkan namun tidak mudah untuk dilaksanakan. Walaupun mereka tidak mau berteman dengan saya, saya tetap ingin berteman dengan mereka. I learned it the hard way," ujarnya.
 
Prabowo menyatakan, Indonesia juga selalu menghormati negara-negara besar seperti Amerika Serikat (AS) dan Cina. Dia mengapresiasi kedua negara tersebut yang telah memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi bangsa. 
 
 
Namun tak sampai disitu, letak Indonesia yang berada di tengah-tengah jalur perdagangan yang penting dan strategis menjadi keharusan bagi Indonesia untuk menjalin hubungan yang baik dengan negara-negara lain.
 
"Kita bergantung pada perdagangan, oleh karena itu sudah menjadi kepentingan kami untuk memiliki tradisi yang disebut dengan good neighbors policy. Kami ingin memertahankan good neighbors policy di kawasan kami dan juga di dunia," pungkasnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
R