Sikapi RUU DKJ, Jokowi Ingin Gubernur Dipilih Rakyat

AKURAT.CO Presiden Jokowi secara terbuka menolak peniadaan pilkada langsung di Jakarta, sebagaimana yang diatur dalam RUU Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Jokowi menilai lebih baik gubernur dipilih secara langsung bukan penunjukkan presiden, sebagaimana yang diatur dalam Pasal 10 ayat (2) RUU DKJ.
Jokowi mengaku belum bisa berbicara banyak mengenai materi RUU DKJ termasuk pasal-pasal krusial di dalamnya. Alasannya, draf RUU DKJ belum sampai ke meja kerjanya.
"Kalau tanya saya, ya gubernur dipilih langsung," kata Jokowi, di Jakarta, Senin (11/12/2023).
Baca Juga: Jokowi Tolak Gubernur Jakarta Ditunjuk Presiden
Menurutnya, wacana peniadaan pemilihan langsung di Jakarta masih menjadi ranah DPR selaku inisiatif. Dia menyerahkan sepenuhnya dinamika yang berkembang di DPR.
"Itu kan masih dalam bentuk RUU, rancangan undang-undang. Dan itu inisiatif DPR, belum sampai juga ke wilayah pemerintah. Belum sampai ke meja saya juga," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








