TPN Ganjar-Mahfud Klaim Kaesang Tidak Bijaksana Usai Komentari Debat Perdana Capres

AKURAT.CO Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, merespon Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yang mengaku bingung dengan pemaparan visi misi capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, saat debat perdana capres di Gedung KPU beberapa waktu lalu.
Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud, Boy Agustinus Sahala, mengatakan komentar Kaesang tersebut menunjukkan kalau dia benar-benar belum berpengalaman di dunia politik, sehingga Kaesang dinilai tidak bijaksana.
“Terkait komentar Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, yang mengatakan bahwa Anies mengusung perubahan, Prabowo keberlanjutan, sementara Ganjar masih membingungkan, hal tersebut benar-benar menunjukkan kalau beliau tersebut memang belum berpengalaman dalam berpolitik sehingga terlihat sangat jauh dari bijaksana,” ucap Boy, kepada Akurat.co, di Jakarta, Minggu (17/12/2023).
Baca Juga: Gibran dan Kaesang Urus Permintaan Maaf di Hari yang Sama
Karena kata Boy, di antara ketiga pasangan calon, justru pilihan Ganjar-Mahfud, yakni perbaikan, yang paling bijaksana dan pas buat bangsa Indonesia.
“Menyortir ajaran agama yang luhur, Prof Mahfud mengingatkan kalau hal yang sudah baik harus dilanjutkan dan hal yang belum baik harus diperbaiki. Bahkan, seringkali, banyak hal yang sudah dianggap baik sebetulnya masih bisa diperbaiki menjadi lebih baik lagi. Inilah semangat kemajuan atau progress yang diusung Mas Ganjar dan Prof Mahfud,” tambah dia.
“Jadi, bagi duet Ganjar-Mahfud, pencapaian Pak Jokowi bukan cuma harus dilanjutkan, tapi harus ditingkatkan lagi. Sementara kekurangan-kekurangannya harus terus diperbaiki,” sambungnya.
Boy juga membeberkan sejumlah program Ganjar-Mahfud, yang justru sangat bijaksana dalam menampung keinginan masyarakat, untuk keberlanjutan program baik dari Presiden Joko Widodo.
“Sebagai contoh, program bantuan sosial lewat berbagai kartu akan ditingkatkan kemudahannya lewat program KTP SAKTI Ganjar-Mahfud. Pertumbuhan ekonomi akan ditingkatkan dari 5 persen menjadi 7 persen. Membuka 17 juta lapangan kerja baru sebagai salah satu program mengatasi pengangguran. Kemiskinan akan semakin diturunkan dengan program satu keluarga miskin minimal satu sarjana,” beber Boy.
Sebelumnya, Kaesang Pangarep mengomentari debat perdana Pilpres 2024 yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.
Menurut Kaesang, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto mengutarakan keinginannya dengan jelas. Anies ingin perubahan sementara Prabowo mau melanjutkan yang sudah ada. Namun Kaesang bingung dengan Ganjar Pranowo.
Dari debat yang lalu, Kaesang mengatakan masyarakat bisa menentukan pilihan. Jika ingin perubahan, Anies pilihannya. Apabila mau melanjutkan yang saat ini ada, Prabowo pilihannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









