Jokowi dan Prabowo Makan Malam Berdua, Cuma Cicipi Masakan Nusantara

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo melakukan makan malam dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan Presiden Jokowi mengenakan kemeja putih, sedangkan Prabowo berbatik warna cokelat.
Keduanya pun tampak berbincang dengan serius dan intens. Sesekali juga melemparkan tawa dan senyum.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, membenarkan bahwa Presiden Jokowi menggelar makan malam bersama Prabowo yang juga capres nomor urut 2.
Baca Juga: Survei: 80 Persen Publik Puas Kinerja Presiden Jokowi
Pertemuan makan bersama itu dilakukan pada Jumat (5/1/2024) malam.
"Malam ini Bapak Presiden rileks sejenak mencoba masakan Nusantara di Rumah Makan Seribu Rasa, Menteng. Saat makan malam, Presiden didampingi Menhan Bapak Prabowo Subianto," jelas Ari saat dikonfirmasi wartawan.
Ditanya tujuan makan malam Presiden Jokowi bersama Prabowo, menurut Ari bahwa keduanya hanya mencicipi masakan khas Nusantara.
Baca Juga: Survei Id-Insight Nilai Presiden Jokowi Tak Netral di Pemilu 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








