Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo Tiga Kali Sependapat dengan Ganjar, Sindir Anies Cuma Omon Omon

Paskalis Rubedanto | 7 Januari 2024, 21:16 WIB
Prabowo Tiga Kali Sependapat dengan Ganjar, Sindir Anies Cuma Omon Omon

AKURAT.CO Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, tiga kali menyatakan sependapat dengan pernyataan rivalnya Ganjar Pranowo. Sedangkan Anies Baswedan diasebut banyak omong.

Dukungan itu muncul lantaran Ganjar berpandangan bahwa Indonesia perlu konsentrasi membangun teknologi baterai. 

"Saya kok banyak setuju dengan Pak Ganjar. Kalau benar masuk akal saya setuju, kalau ngomong-ngomong, ngomong ya kumaha?" kata Prabowo dalam debat capres ketiga di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (7/1/2024).

Saat ditanyai soal konteks kerja sama Selatan-Selatan, Ganjar mengatakan bahwa Indonesia bisa berkonsentrasi ke teknologi baterai. Maka ekonomi Indonesia akan besar dan banyak membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Komandan TKN Fanta: Penurunan Angka Stunting di Indonesia Bisa Sampai 10 Persen

"Kita konsentrasi satu saja, teknologi baterai. Nikel kita miliki, bauksit kita bisa berbagi. Belum lagi lithium. Kalau kemudian kita konsentrasikan penuh, ekonomi kita akan besar dan akan membuka lapangan kerja untuk rakyat," jelasnya. 

Argumen Ganjar yang juga didukung Prabowo adalah soal menata peran institusi pertahanan dan keamanan agar tidak tumpang tindih.

"Saya kok lagi-lagi setuju dengan Pak Ganjar," kata Prabowo.

Dukungan Prabowo kepada Ganjar disambut meriah para pendukung yang memadati Istora Senayan.

Kemudian, Prabowo pun menyindir Anies Baswedan, yang menurutnya dipaparkan dalam debat hanya banyak omong saja. Prabowo menyebutnya sebagai 'omon' dan ing ngarso sung tuludo, yang berarti menjadi seorang pemimpin harus mampu memberikan suri tauladan bagi orang-orang di sekitarnya.

"Jadi, tidak bisa kerjanya omon-omon saja, ing ngarso sung tulodo," tandas Prabowo.

Baca Juga: Prabowo-Gibran Bertekad Perkuat Politik Luar Negeri Bebas Aktif Dalam Membangun Hubungan Internasional

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.