Buntut Penyitaan Handphone, Aiman Bakal Ajukan Praperadilan Pekan Depan

AKURAT.CO Juru bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono bakal menempuh jalur praperadilan terkait penyitaan gawai miliknya oleh Polda Metro Jaya.
Diketahui, handphone Aiman Witjaksono disita oleh penyidik saat dia diperiksa pada, Jumat (26/1/2024), dalam penanganan kasus tudingan dugaan polisi tidak netral dalam Pemilu Pilpres 2024.
Baca Juga: HP Aiman Witjaksono Disita, Kompolnas Surati Polda Metro Jaya
Wadir Eksekutif Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Finsensius Mendrofa, menyebut pihaknya berencana mengajukan gugatan praperadilan ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan pada pekan depan.
"Ya, kami rencana mengajukan praperadilan minggu depan, kami daftarkan di PN Jakarta Selatan. Termohonnya itu Kapolri cc Kapolda Metro Jaya," ujar Finsensius, kepada awak media, Kamis (1/2/2024).
Finsensius menyebut bahwa gugatan tersebut diajukan pihaknya terkait sah atau tidaknya penyitaan gawai milik Aiman oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, di mana status Aiman adalah saksi.
"Memang ini kan yang kami sayangkan sebetulnya. Seharusnya ini tidak lazim, sangat tidak lazim ada penyitaan oleh penyidik dalam statusnya (Aiman) yang masih saksi," beber Finsensius.
"Ini yang benar-benar kami sayangkan. Saudara Aiman ini belum memiliki rekam jejak seorang pelaku tindak pidana, belum memiliki rekam jejak sebagai pelaku kejahatan luar biasa."
Di lain sisi, Aiman sendiri menegaskan bahwa dirinya tetap tidak akan mau mengungkapkan siapa narasumbernya, dalam polemik ketidaknetralan polisi dalam Pemilu Pilpres 2024.
Baca Juga: Polisi: Penyitaan Handphone Aiman Witjaksono Sudah Sesuai Aturan
"Nah hal seperti ini yang kemudian hal yang harus saya jaga, dengan menggunakan hak tolak saya untuk tidak menyampaikan siapa narasumber saya, yang merupakan anggota polisi itu. Itu yang akan saya jaga sampai kapanpun dengan risiko apapun," Aiman menjelaskan.
Sebelumnya, gawai milik Jubir Tim Pemenangan Nasional Ganjar-Mahfud ini di sita oleh pihak penyidik saat menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya pada, Jumat (26/1/2024) lalu.
Aiman diperiksa masih sebagai saksi terkait pernyataannya yang menuding polisi tidak netral dalam Pemilu 2024, menyusul laporan yang dilayangkan pada Jubir TPN Ganjar-Mahfud tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






