AKURAT.CO Menko Marves Luhut Pandjaitan memberi pernyataan terbuka mendukung paslon capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Gibran. Luhut merasa penting mendukung keberlanjutan pemerintahan Presiden Jokowi dengan mendukung Prabowo-Gibran.
Luhut memberi pernyataan terbuka melalui video dengan durasi 8 menit yang diunggah melalui akun Instagram @luhut.pandjaitan, Sabtu (3/2/2024). Video tersebut diberi judul, "Memilih yang Tepat untuk Keberlanjutan Indonesia".
"Saya Luhut Binsar Pandjaitan ingin memberikan testimoni saya mengenai pemilihan presiden sekarang ini," kata Luhut membuka pernyataan.
Baca Juga: Pemerintah Banyak PR Ketimbang Ikut Campur Ranah KPU-Bawaslu, Luhut Sindir Mahfud?
Luhut mengaku sudah lama mengenal Prabowo karena berasal dari baret merah. Prabowo dianggap pekerja keras, cerdas, cinta Tanah Air dan NKRI, sekalipun sebagai manusia juga tak luput dari kekurangan.
Menteri yang dikenal dekat dengan Jokowi juga mengaku kandidat capres lainnya, seperti Anies Baswedan maupun Ganjar Pranowo. Termasuk cawapres lainnya, seperti Gibran Rakabuming yang dianggapnya sudah banyak berbuat membangun Solo.
Luhut mengingatkan, Presiden Jokowi sudah meletakan pondasi yang diakui dunia. Khususnya dalam bidang ekonomi. Torehan Jokowi, dianggap layak dan patut diteruskan oleh Prabowo-Gibran, bukan paslon lainnya.
Baca Juga: Relawan Bravo 5 Binaan Luhut Dukung Prabowo-Gibran
Dia menilai, Indonesia butuh keberlanjutan bukan perubahan. Sebelum menjatuhkan sikap memilih Prabowo-Gibran, Luhut mengaku sudah menawarkan konsep keberlanjutan kepada paslon lainnya, namun hanya nomor 2 yang merespons baik.
"Kita pilih orang yang tepat menjadi presiden Republik Indonesia tanggal 14 Februari, saya pribadi memilih Pak Prabowo. Alasan sederhana, keberlanjutan," kata Luhut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









