AKURAT.CO Ketua Harian DPD Partai Golkar Jakarta Selatan, Venessa Supit, mengatakan, meski baru terjun ke dunia politik, dirinya sejak kecil sudah disuguhkan dan memang tertarik dengan hal tersebut.
“Kalau untuk politik, saya tuh memang sudah lama, bahkan bisa dibilang emang suka dengerin isu politik dan berdiskusi soal politik (dengan keluarga),” ujar Venessa dikutip Sabtu (10/2/2024).
Hal itu tak mengherankan lantaran keluarga Venessa telah lama berkecimpung di perpolitikan nasional bersama partai tertua di Tanah Air, yakni Partai Golkar.
Baca Juga: Salim Segaf Jalan Kaki 1,5 Jam ke JIS, Optimistis Perubahan Bakal Terjadi
“Kalau ditanya kenapa suka dengan politik, ya karena DNA-nya sudah kuning sejak saya lahir,” tukasnya.
Venessa pun bercerita tentang pengalaman dirinya yang sedari kecil ikut kegiatan partai. Hal itu membuat dirinya ingin terjun langsung, bahkan menjadi bagian dari Partai Golkar.
“Jadi kalau ada kampanye akbar Partai Golkar gitu saya ikut, jadi sampai sekarang sudah tahu kan cara kerja politik,” katanya.
Menjadi orang yang berpengaruh di Partai Golkar khususnya di DKI Jakarta membuat Venessa semakin melek dengan kondisi politik. Namun begitu, ada momen dimana dirinya sempat ingin mundur dari dunia politik.
Baca Juga: Jangan Bingung Lagi, Kini Sudah Ada Cara Cek DPT Online 2024 Hanya Butuh NIK!
“Kalau dari kecil memang cita-citanya mau jadi politisi. Tapi begitu beranjak dewasa dan merasakan dunia kerja, politik tuh udah lebih enggak asik lah,” ucapnya.
Hanya saja, pandangannya berubah usai menuntaskan sekolah di luar negeri dan kembali ke Indonesia. Dia menilai ada yang harus diubah dari dunia politik agar lebih menarik dan menyenangkan.
“Ya pandangannya berubah, kita harus tahu dan wajib tahu isu-isu politik di Indonesia karena makin ke sini kok kayaknya makin memprihatinkan ya,” imbuhnya.
Calon anggota DPRD DKI Jakarta nomor urut 2 dari Daerah Pemilihan 8 (Tebet, Pancoran, Mampang Prapatan, Pasar Minggu, Jagakarsa) ini sempat mendapatkan wejangan dari seseorang agar memantapkan hati untuk terjun ke dunia politik.
“Saya pernah dibilangin, ‘Vennesa harus ada orang baik di politik itu, kalau misalnya orangnya begitu semua, enggak ada orang baik, ya mau jadi apa politik kita? Paling enggak tuh satu suara saja sangat berguna dan bisa menginspirasi yang lain’. Jadi itu membuka pikiran saya,” jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










