Prabowo Unggul Versi Hitung Cepat, PM Australia dan PM Singapura Ucapkan Selamat

AKURAT.CO Capres nomor urut 2 Prabowo Subianto, mendapatkan ucapan selamat dari Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese dan PM Singapura, Lee Hsien Loong, setelah dinyatakan unggul versi hitung cepat, pada Pilpres 2024. Kedua tokoh mengucapkan selamat melalui media sosial dan pemberitaan media.
Albanese melalui akun X pribadi @AlboMP, mengaku bangga menjadi pemimpin luar negeri yang memberi ucapan selamat. Dia merasa Indonesia-Australia bisa meningkatkan hubungan bilateral pada masa mendatang.
"Saya merasa terhormat menjadi pemimpin luar negeri pertama yang hari ini berbicara dengan @prabowo, yang jelas-jelas unggul dalam perhitungan resmi dan tidak resmi, mengenai ambisi untuk masa depan hubungan Australia-Indonesia," tulis Albanese, Kamis (15/2/2024).
Baca Juga: Serupa Jokowi, Prabowo Enggan Beberkan Pertemuan Setelah Pencoblosan
Dia mengapresiasi Indonesia yang mampu menggelar Pemilu 2024 dengan baik. “Saya berharap dapat bekerja sama dengan Presiden Indonesia yang baru setelah dilantik pada Oktober 2024," tambahnya.
Sementara PM Lee, melalui pemberitaan Channel News Asia menyebutkan, siap bekerja sama dengan Indonesia.
"Lee dan Prabowo membahas keadaan hubungan bilateral yang sangat baik," kata Sekretaris Pers Perdana Menteri, Chang Li Lin.
Baca Juga: Pemilu 2024: Prabowo-Gibran Cetak Sejarah, PDIP Hattrick
Chang mengungkapkan, Lee dan Prabowo juga membahas kesepakatan tentang pentingnya untuk mengidentifikasi area kerja sama baru yang saling menguntungkan untuk kedua negara.
Lee pun disebut menghubungi Presiden Jokowi untuk memberikan ucapan selamat atas pelaksanaan Pemilu 2024 yang berjalan lancar dan sukses di Indonesia.
Baca Juga: TKN Kaget Hasil Quick Count Prabowo-Gibran Melebihi Ekspektasi
Selain itu, Chang mengatakan, selama masa jabatan kedua pemimpin negara itu, Lee dan Jokowi berupaya memperkuat hubungan erat antara Singapura dan Indonesia melalui penyelesaian masalah bilateral yang telah lama ada.
"Mereka juga merintis area kerja sama baru dalam keberlanjutan, ekonomi digital, dan pengembangan modal manusia," ujar Chang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







