Survei LSI: Kepercayaan Masyarakat atas Pemilu Jurdil Turun Signifikan Pasca Pencoblosan

AKURAT.CO Lembaga Survei Indonesia (LSI) mencatat, kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan pemilu jujur dan adil (jurdil) pasca pemilu menurun signifikan.
Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengatakan, pihaknya telah menanyakan kepada para pemilih pada hari H pemilu, dan hasilnya baik mencapai 94,3 persen.
Baca Juga: Pengamat: Dugaan Keterlibatan Penguasa dalam Pemilu Bukan Ranah KPU-Bawaslu
Tetapi kemudian setelah pemilu, pada 19-21 Februari 2024, kepercayaan masyarakat menurun menjadi 76,4 persen.
"Pada hari H Pemilu, LSI menanyakan kepada para pemilih apakah Pemilu yang dilaksanakan pada hari ini, waktu itu ditanyakan, berlangsung jujur dan adil, 94,3 persen masyarakat pemilih menyatakan jujur dan adil," kata Djayadi, di akun YouTube LSI, dikutip Senin (26/2/2024).
"Tapi sekarang kita tanyakan bagaimana evaluasi masyarakat pemilih terhadap pelaksanaan Pemilu pada 14 Februari lalu, maka tingkat penilaian jurdil itu menurun tajam dari 94,3 persen menjadi 76,4 persen, jadi turun hampir 20 persen, penurunan yang sangat signifikan," tambah dia.
Selain itu, LSI juga merilis temuan terbaru terkait tingkat kepuasan terhadap penyelenggaraan pemilu 2024. Hasilnya, 83,6 persen merasa puas dengan penyelenggaraan pemilu.
Baca Juga: Dugaan Kecurangan Pemilu Belum Dibawa ke MK, Tak Cukup Bukti?
Sebagai informasi, survei ini diselenggarakan pada 19-21 Februari 2024. Pemilihan sampel dilakukan dengan metode random digit dialing.
Dengan metode itu, dipilih sebanyak 1.211 responden, dan dilakukan wawancara responden lewat telepon. Margin of error survei sekitar 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









