Akurat
Pemprov Sumsel

Usulan PSI untuk Jadikan Jokowi Ketua Koalisi Parpol Dianggap Menyesatkan

Dwana Muhfaqdilla | 12 Maret 2024, 17:55 WIB
Usulan PSI untuk Jadikan Jokowi Ketua Koalisi Parpol Dianggap Menyesatkan

AKURAT.CO Usulan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjadi ketua koalisi dari partai-partai politik adalah usul yang menyesatkan.

Seperti yang diutarakan oleh Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, semestinya Presiden Jokowi disarankan terhadap hal yang lebih urgensi dibanding itu.
 
“Usul yang menyesatkan. Mestinya Presiden disarankan fokus selesaikan target kinerja yang belum maksimal di sisa jabatan politiknya hingga Oktober mendatang. Bukan malah diusulkan untuk sibuk urusan lain seperti pimpinan koalisi partai,” kata Adi kepada Akurat.co, Selasa (12/3/2024).
 
 
Menurutnya, persoalan koalisi partai merupakan urusan dari ketua umum masing-masing partai yang ada pada koalisi tersebut. Bukan urusan pihak lain diluar itu, termasuk Presiden Jokowi sendiri.
 
“(Presiden Jokowi) jangan malah disarankan ikut serta urusan yang menjadi domain ketua umum-ketua umum partai,” tambah pengamat politik dari Universitas Islam.
 
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie menyatakan, Presiden Jokowi semestinya menjadi sosok yang berada di atas semua partai politik. 

 
Hal yang sama juga diusulkan oleh Ketua Dewan Pembina PSI, Jeffrie Geovanie yang meminta Jokowi agar dapat memimpin koalisi yang punya kesamaan visi menuju Indonesia Emas.
 
“Saya pikir ide bagus juga, Pak Jokowi mungkin bisa jadi ketua dari koalisi partai-partai, semacam barisan nasional, partai-partai mau melanjutkan atau punya visi yang sama menuju Indonesia emas," kata Grace dalam salah satu program televisi, Minggu (10/3/2024).

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.