TKN Bingung Suara Ganjar-Mahfud 33 Persen Versi Audit Internal PDIP: Bagaimana Caranya?

AKURAT.CO Komandan Echo bidang Hukum dan Advokasi TKN Prabowo-Gibran, Hinca Pandjaitan merasa bingung dengan pernyataan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang menyebut suara Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebesar 33 persen versi audit forensik internal.
Hinca mempertanyakan, bagaimana caranya PDIP melakukan audit forensik secara internal sementara data yang lengkap hanya dimiliki oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Baca Juga: Kata Hasto, Seharusnya Suara PDIP 21-24 Persen dengan Target 150 Kursi
"Kita hormati itu, cuma kita bingung bagaimana mungkin orang dari luar mengaudit forensik, emang barang-barang kau?," kata Hinca kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/3/2024)
Politisi Partai Demokrat itu kemudian menantang Hasto untuk menjelaskan sekaligus membuktikan bagaiman cara melakukan audit forensik tersebut.
"Jadi mungkin Hasto harus jelasin juga cemana cara audit forensik dari nun jauh di sana, saya merasa bahwa kurang pas lah itu," ucapnya.
Dia menyarankan, agar sebaiknya Hasto berkoar-koar pada ruang dan tempat yang disediakan jika kurang berkenan dengan hasil Pilpres yang dikeluarkan KPU.
"Ya kami minta Hasto, kau buktikan sajalah seluruh ucapanmu dari yang kemarin sampai nanti itu kita hadapi sama-sama di ruang dan tempat yang terhormat. Jangan di luar lah koar-koar, kan ada tempat yang disediakan untuk itu," pungkasnya.
Baca Juga: Hasto Kristiyanto: Kasus Harun Masiku untuk Mencari Kelemahan Saya
Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengklaim bahwa pakar teknologi informasi (IT) internal PDIP sudah mengaudit forensik Sirekap milik KPU. Hasil audit itu diketahui perolehan suara pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD mencapai 33 persen, bukan 16 persen seperti yang tampil di Sirekap.
"Sesuai hasil temuan audit forensik kami atas Sirekap KPU, ternyata dipasang Json Script yang mengunci perolehan suara Ganjar-Mahfud, padahal ketika ahli IT ini melakukan normalisasi terhadap Json Sript pada tanggal 16 Februari jam 2 pagi itu, perolehan Ganjar-Mahfud 33 persen dan Prabowo-Gibran 43 persen," ujar Hasto pada wartawan, Minggu (17/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









