Akurat
Pemprov Sumsel

Apa Itu Presidential Club yang Direncanakan Prabowo? Ketahui Ternyata Ini Tujuannya

Shalli Syartiqa | 6 Mei 2024, 21:05 WIB
Apa Itu Presidential Club yang Direncanakan Prabowo? Ketahui Ternyata Ini Tujuannya

AKURAT.CO Presiden terpilih dalam Pemilu 2024, Prabowo Subianto, berencana membentuk sebuah forum yang  disebut sebagai Presidential Club.

Hal ini diungkapkan oleh Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, dalam sebuah acara dalam program Kompas Petang, pada Senin (29/4/2024).

Dahnil menjelaskan bahwa melalui Presidential Club, Prabowo ingin para mantan presiden membagikan pengalaman mereka saat memimpin negara

Pertemuan dengan mantan presiden di dalam presidential club akan berfokus pada diskusi tentang isu-isu strategis yang berkaitan dengan negara. 

Baca Juga: Prabowo Serius Bentuk Presidential Club, Sudah Direncanakan Sejak 10 Tahun yang Lalu

Lantas, apa itu Presidential Club dan apa tujuannya? Simak berikut penjelasannya yang telah dikutip dari berbagai sumber.

Apa itu Presidential Club?

Presidential Club adalah sebuah forum di mana mantan presiden Indonesia berkumpul secara teratur untuk membahas isu-isu strategis yang berkaitan dengan negara.

Ini mencakup mantan Presiden seperti Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Joko Widodo.

"Insyaallah pada waktunya, Pak Prabowo pasti bertemu secara bersamaan, duduk bersama dengan Pak Jokowi, Pak SBY dan Bu Megawati," jelas Danhil. 

Pembentukan klub ini bertujuan untuk memperkuat citra kesatuan di antara para pemimpin Indonesia, menunjukkan komitmen mereka untuk kepentingan bersama rakyat.

Meskipun demikian, belum ada kepastian mengenai kapan klub ini akan resmi dibentuk.

Prabowo berharap bahwa pendirian Presidential Club akan mewujudkan kerjasama yang erat di antara para pemimpin demi kebaikan rakyat.

Sehubungan dengan hal itu, Presiden Joko Widodo memberikan dukungan positif terhadap rencana Prabowo untuk mendirikan presidential club.

 

Bahkan, Jokowi mengusulkan agar para mantan presiden Indonesia dapat berkumpul dua hari sekali jika rencana tersebut terwujud.

"Bagus, bagus, bagus. Dua hari sekali ketemu ya enggak apa-apa," usul Jokowi.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.