Anies dan Ganjar Beda Sikap Soal Oposisi, Relawan Prabowo Ingatkan Pentingnya Penyeimbang Bagi Kekuasaan

AKURAT.CO Relawan Prabowo Mania ikut menyoroti perbedaan sikap antara mantan capres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang akan datang.
Jika Ganjar sudah mendeklarasikan diri menjadi oposisi atau berada di luar pemerintahan, Anies justru mengaku masih belum bisa memastikan apakah akan bergabung atau tidak.
Di tengah perbedaan tersebut, Ketua Umum Relawan Prabowo Mania, Immanuel Ebenezer, mengingatkan betapa pentingnya keberadaan oposisi sebagai penyeimbang jalannya pemerintahan Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Ganjar-Mahfud Enggan Masuk Pemerintahan Prabowo-Gibran, Bamsoet: Tidak Ada Istilah Oposisi
"Biar bagaimanapun kekuasaan itu harus ada penyeimbang, enggak boleh semua sama ikut orkestrasi kekuasaan. Kalau misalnya kekuasaan itu tanpa ada oposisi kan enggak bagus juga, tidak sehat demokrasinya," katanya saat dihubungi Akurat.co, Rabu (8/5/2024).
Noel, sapaan akrabnya, tidak memungkiri apabila Anies punya sikap berbeda dengan partai-partai pengusungnya.
Namun, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Anies apakah ingin menjadi oposisi atau tidak karena itu adalah hak pribadi masing-masing.
"Misalnya kayak Nasdem, dia ikut dalam pemerintahannya Pak Prabowo-Gibran, PKB partai pengusungnya juga, ya sudah. Kemudian secara pribadi mau beroposisi atau tidak ya terserah," ujarnya.
Begitu pula dengan Ganjar, di mana sampai saat ini partainya yakni PDIP justru masih belum menentukan sikap apakah akan berada di luar pemerintahan atau tidak.
Baca Juga: TPN Resmi Dibubarkan, Ganjar-Mahfud Lanjutkan Perjuangan untuk Rakyat
Noel hanya mengatakan bahwa menjadi oposisi atau bagian dari pemerintah adalah hal yang sama baiknya.
Menurutnya, tugas yang dijalankan oleh keduanya sama-sama mulia.
"Sama halnya Ganjar, dia secara pribadi dia bilang oposisi tapi kan partainya belum menentukan. Nah kemudian kalau dia beroposisi ini bagus, artinya oposisi atau tidak oposisi sama baiknya, tidak ada yang buruk," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




