Batal Serah Terima Jabatan Sekjen, Markas PBB Dipenuhi Orang Tak Dikenal

AKURAT.CO Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) yang baru, Mohammad Masduki, batal melakukan serah terima jabatan dari mantan Sekjen PBB Afriansyah Noor.
Masduki mengatakan, serah terima dibatalkan karena markas DPP PBB dipenuhi oleh orang-orang tidak dikenal.
Padahal, dirinya dan Afriansyah sebelumnya sudah janjian untuk melakukan pertemuan.
"Tadi malam saya komunikasi dengan mantan Sekjen pak Afriansyah Noor bahwa hari ini akan dilakukan serah terima jabatan Sekjen, saya memang biasanya ketemu tapi ketika saya sudah menuju lokasi ini ternyata di lokasi ini banyak orang masuk tidak dikenal walaupun memakai baju Brigade, bagian dari sayap partai," kata Masduki di DPP PBB, Rabu (19/6/2024).
Baca Juga: Liga 1 Bakal Gunakan 8 Pemain Asing, Ini Respon Menpora
Masduki menegaskan, dirinya langsung bertanya kepada Afriansyah terkait keberadaan orang-orang tidak dikenal yang perawakannya didominasi oleh orang-orang timur.
Terkait hal itu, Afriansyah memberi informasi bahwa proses serah terima jabatan ditunda terlebih dahulu.
Masduki mengaku terkejut, karena dalam kesempatan yang sama, Afriansyah justru menggelar konferensi pers didampingi oleh orang-orang timur tersebut untuk membahas terkait pencopotannya.
"Saya langsung mengkonfirmasi ke pak Afriansyah Noor, pak ini banyak orang tidak dikenal masuk ke sini apakah rombongan bapak? Dia bilang 'ya saya tunda dulu', WA-nya ada," ujarnya.
Baca Juga: Berkas Perkara Lengkap, Kasus Pembunuhan Vina Dilimpahkan ke Kejati Jakbar
Alhasil, proses serah terima dibatalkan karena ada kekhawatiran terjadi situasi yang tidak kondusif. Kendati begitu, Masduki menegaskan, dirinya dan Afriansyah tetap memiliki hubungan yang baik.
"Karena dia gak bisa menjamin itu, karena dia gak tahu siapa aja yang hadir itu, mungkin ada orang lain, khawatir juga, dia kan sayang juga sama saya, saya bertahun tahun sama beliau kalau kemana mana saya kawal, ke Jawa Timur terutama," ucapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










