Bahaya Laten Judi Online Harus Digalakkan, Wapres : Jangan Jadi Masyarakat Penjudi
Citra Puspitaningrum | 27 Juni 2024, 21:18 WIB

AKURAT.CO Wakil Presiden (Wapres) RI Ma'ruf Amin mendorong literasi bahaya judi online penting untuk diberikan kepada semua lapisan masyarakat. Hal itu disampaikan wapres dalam menanggapi keterangan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menemukan lebih dari 1.000 orang di lingkungan kerja Parlemen Senayan terjerembab judi online.
"Ini bahaya sekali. Jadi edukasi anti perjudian itu harus kita galakkan, dan kita harapkan ada efek jeranya ke depan jangan sampai kita menjadi masyarakat penjudi," kata Wapres Ma'ruf Amin dalam keterangan pers di Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (27/6/2024).
Wapres Ma'ruf Amin menegaskan bahwa bermain judi online dilarang agama. Larangan itu selaras, karena permainan judi hanya akan menimbulkan dampak buruk, seperti kehilangan harta bahkan dapat mengganggu produktivitas seseorang.
"Masyarakat penjudi itu kan malas, tidak kreatif, tidak memiliki semangat, ini bahaya sekali," tegasnya.
Terlebih, lanjut Wapres dampak buruk dari bermain judi online sudah banyak sekali terlihat.
Oleh karena itu, pemerintah berpandangan bahwa fenomena judi online masuk dalam kategori darurat yang harus segera ditangani.
"Pemerintah sudah menganggap ini darurat, oleh karena itu harus ditangani secara serius. Maka dibentuklah satgas yang terintegrasi, tidak oleh satu instansi yang kita integrasikan menjadi satu langkah yang terkoordiansi," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








