Akurat
Pemprov Sumsel

Golkar Belum Putuskan Nasib Ridwan Kamil Maju Pilgub Jabar Atau Jakarta: Masih Dihitung-hitung

Atikah Umiyani | 11 Juli 2024, 09:00 WIB
Golkar Belum Putuskan Nasib Ridwan Kamil Maju Pilgub Jabar Atau Jakarta: Masih Dihitung-hitung

AKURAT.CO Partai Golkar masih belum menentukan bagaimana nasib mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam Pilkada 2024 mendatang.

Ridwan Kamil mengakui bahwa partainya masih menghitung-hitung soal peluang dirinya jika maju dalam Pilkada Jawa Barat maupun Jakarta. Ia menduga, keputusan itu akan keluar seminggu hingga dua minggu yang akan datang.

"Tadi masih diputuskan sedang dihitung-hitung dulu. Jadi hari ini belum ada keputusan," kata Ridwan Kamil usai mengikuti Rapat Pleno di DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (10/11/2024) malam.

Baca Juga: Korupsi Tol MBZ, Mantan Petinggi Bukaka Teknik Utama Dituntut 5 Tahun dan Dirut JCC 4 Tahun Penjara

"Per malam ini, tadi disampaikan masih belum ada keputusan, khususnya Jabar dan DKI. Mungkin dalam seminggu atau dua minggu," sambungnya.

Ridwan Kamil menegaskan, dirinya akan mematuhi apa yang menjadi keputusan partai. Namun, ia menyadari elektabilitas dan popularitasnya lebih tinggi di Jawa Barat.

"Ya kalau Jawa Barat mah enggak usah ditanyain, memang sudah pasti agak tinggi karena inkumben kan. Tapi partai kan masih menghitung baik buruknya seperti apa," ujarnya.

Baca Juga: dr Richard Lee Ungkap Perubahan Sikapnya Setelah Belajar Islam, Sebut Islam Agama yang Indah

Kendati begitu, ia juga tak mau berbesar hati, pasalnya elektabilitas bisa berubah seiring waktu. Sebagaimana hal itu pernah terjadi saat dirinya maju dalam Pilwakot Bandung.

"Namanya elektabilitas itu naik turun kan. Dulu waktu Wali Kota Bandung h-2 bulan saya cuma 6 persen. Pas hari-h 45 persen, jadi enggak bisa mengukur takdir dengan survei hari ini," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
W
Editor
Wahyu SK