Kelalaian Menkominfo Budi Arie dalam Kasus Kebocoran PDN Mencoreng Kepemimpinan Jokowi

AKURAT.CO Kelalaian Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, dinilai sukses mencoreng kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Hal ini merupakan dampak dari serangan siber terhadap Pusat Data Nasional (PDN) yang menyebabkan gangguan pelayanan di sejumlah lembaga atau instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.
Apalagi, hingga saat ini, data-data yang terdampak masih belum bisa dipulihkan sepenuhnya.
Baca Juga: KPU Gandeng BMKG Petakan Cuaca Buruk di Pilkada 2024
“Kasus PDN ini mencoreng pemerintahan Jokowi di ujung akhir masa jabatannya. Kasus ini membuktikan kepemimpinan Budi Arie tidak berkualitas,” kata Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza, kepada wartawan di Jakarta, Senin (15/7/2024).
Efriza menegaskan bahwa kasus serangan ini menunjukkan ketidaksiapan Budi Arie dalam memimpin Kominfo. Menurutnya, ini menjadi kasus yang sangat memalukan karena dialami oleh negara.
“Sebab, kasus bocornya PDN amat memalukan dan ini terjadi karena ketidaksiapan, kecermatan, dan gerak cepat Budi Arie menangani kasus ini,” ujarnya.
Baca Juga: Indonesia Apresiasi Dukungan Papua Nugini Tingkatkan Kerja Sama Kawasan Pasifik
Atas hal tersebut, Efriza menilai Budi Arie sudah layak untuk mundur dari jabatannya. Apalagi, ia melihat banyak persoalan lain yang tidak bisa ditangani dengan baik oleh Budi Arie selama menjabat.
“Sudah selayaknya Budi Arie mundur. Sebab ia sudah amat mengecewakan kerjanya sebagai Menkominfo. Kasus PDN ini adalah kumulatif dari banyak kasus. Budi Arie seperti gagal menuntaskan kasus judi online,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









