Bawaslu Soroti Netralitas Kepala Desa dalam Pemilu

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyoroti netralitas kepala desa yang selalu menjadi permasalahan dalam setiap perhelatan politik lima tahunan seperti Pilpres, Pileg, dan Pilkada.
Meskipun aturan terkait netralitas sudah secara jelas mengatur hal ini, masalah ini tetap muncul.
Anggota Bawaslu RI, Puadi, menjelaskan bahwa aturan yang mengharuskan kepala desa bersikap netral bertujuan agar proses demokrasi elektoral dapat berjalan dengan adil.
“Aturan secara jelas melarang keterlibatan kepala desa dalam politik praktis dan bahkan berulang kali diadakan diskusi maupun sosialisasi, tetapi tetap saja pelanggaran netralitas kepala desa terjadi," kata Puadi kepada wartawan, Jumat (2/8/2024).
Menurut Puadi, isu netralitas kepala desa selalu menjadi perhatian karena banyaknya pelanggaran yang terjadi, sehingga membuatnya menjadi sangat krusial dalam setiap perhelatan politik lima tahunan.
“Netralitas kepala desa selalu menjadi isu krusial," jelasnya.
Lebih lanjut, Puadi menyampaikan bahwa terdapat beberapa sanksi yang dapat dikenakan kepada kepala desa yang melanggar netralitas dalam Pilkada.
Baca Juga: 5 Langkah Mudah Mengajarkan Anak Membaca Sendiri di Rumah
Sanksi ini diatur dalam Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada (UU Pilkada).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







