Sandiaga Uno Bisa Jadi Alternatif jika Anies Baswedan Batal Maju di Pilkada Jakarta

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang juga menjabat sebagai Ketua Bappilu DPP PPP, Sandiaga Uno, disebut jadi salah satu sosok yang patut dipertimbangkan untuk maju di Pilkada Jakarta 2024.
Analis Komunikasi Politik, Hendri Satrio alias Hensat, mengatakan Sandiaga adalah sosok potensial dan layak untuk diusulkan oleh parpol karena jabatannya saat ini sudah setingkat dengan Gubernur.
Apalagi, Sandiaga termasuk sosok yang berpengalaman dalam memimpin Jakarta. Dia pernah menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017 hingga 2019 yang kala itu harus mundur karena mencalonkan diri sebagai calon wakil presiden di Pemilu 2019.
Baca Juga: PKS Bakal Tinggalkan Anies, PKB Respons dengan Guyon
"Sandiaga Uno ini berpengalaman pernah menang di 2017, meski ia hanya sampai 2019, namun patut dipertimbangkan karena pasti ada ide-ide dari dia tentang Jakarta yang belum tuntas selama ia menjabat sebagai Wagub," kata Hensat kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (10/8/2024).
Menurutnya, sosok Sandi juga bisa menjadi alternatif jika Anies Baswedan batal maju karena tidak ada parpol yang bersedia untuk mengusungnya. Sehingga, adanya Sandi bisa meminimalisir munculnya calon tunggal atau kotak kosong.
"Kalau memang ternyata Anies tak bisa ikut Pilkada Jakarta, jangan sampai dipaksakan ada kotak kosong, sebab ada nama-nama lain yang bisa juga menjadi pemimpin," ujarnya.
Hensat mengatakan, Sandi juga merupakan salah satu sosok dengan rezim baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto. Hal itu terbukti saat Sandi mendampingi Prabowo di 2019 dan juga menjadi menteri di era periode kedua Presiden Jokowi.
"Bukan hanya RK yang loyalis, jika pertimbangannya itu, maka Sandi juga harusnya menjadi pertimbangan rezim," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







