Warga Jakarta Protes NIK Dicatut untuk Dukung Dharma Pongrekun-Kun Wardana

AKURAT.CO Protes terkait pencatutan dukungan terhadap calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta jalur independen alias perseorangan, Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto menghiasi jagat dunia maya. Mereka tidak terima setelah Nomor Induk Kependudukan (NIK) digunakan tanpa izin.
Dharma Pongrekun-Kun Wardana Abyoto yang maju dari jalur independen harus mengantongi dukungan masyarakat minimal 618.998 suara yang sudah terverifikasi, baik secara administrasi maupun secara faktual yang tersebar minimal di 4 Kabupaten Kota Jakarta.
Baca Juga: KPU Jakarta Tepis Isu Sengaja Loloskan Dharma Pongrekun-Kun Wardana demi KIM
Menanggapi persoalan itu, Pembina Perkumpulan Pemilu untuk Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, mengingatkan akan pentingnya validasi dukungan tersebut.
"Kita punya pengalaman verifikasi partai politik peserta pemilu 2024. Prinsipnya siapa pun yang menjadi peserta pemilihan mutlak hanya mereka yang berhak dan memenuhi syarat," kata Titi dikutip dari akun X miliknya, Jumat (16/8/2024).
Pakar pemilu nasional itu mengatakan, setiap dukungan yang masuk dalam data KPU DKI Jakarta harus bisa dibuktikan kebenarannya. Jadi tidak boleh ada manipulasi data maupun pencatutan tanpa seizin pemilik KTP.
"Bagi warga Jakarta kirannya sangat perlu mengecek, apakah benar mendukung atau tidak, karena setiap dukungan harus valid," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







