Bawaslu Terima 280 Aduan dan 5 Laporan Resmi Terkait Pencatutan Data Dukungan Dharma-Kun

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta menerima 280 aduan dan 5 laporan resmi dari warga DKI Jakarta terkait dugaan pencatutan data dukungan bakal pasangan calon (bapaslon) perseorangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta 2024, Dharma Pongrekun-Kun Wardana.
Hal ini disampaikan oleh Anggota sekaligus Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu DKI Jakarta, Benny Sabdo, pada Senin (19/8/2024).
"Rakyat Jakarta yang sudah mengadu kepada Bawaslu, sejak semalam sudah ada 280 aduan dan 5 laporan resmi," ungkap Benny Sabdo.
Baca Juga: Polisi Ungkap Peredaran Ganja 140,4 Kg Jaringan Sumatera-Jawa, Tiga Tersangka Diamankan
Benny menegaskan, Bawaslu akan bekerja secara profesional dalam menangani kasus dugaan pencatutan data dukungan ini.
Ia menekankan komitmen Bawaslu untuk berada di sisi rakyat dan memastikan penegakan hukum berjalan dengan tegas dan terukur.
"Positioning kami selalu bersama rakyat. Jika ada yang tidak beres atau menyimpang, kami pastikan akan mengusut tuntas dan melakukan penegakan hukum secara tegas dan terukur," ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa setiap pihak yang terkait, termasuk kandidat dan penyelenggara pemilu, bisa menjadi subjek hukum dalam tindak pidana pemilihan ini.
Baca Juga: Polisi Tangkap Wanita Muda, Diduga Jual Keperawanan Remaja di Jakarta Barat
Oleh karena itu, Bawaslu DKI Jakarta bersama pihak kepolisian dan kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) sedang memproses kasus ini.
"Bawaslu sedang menyelidiki isu pencatutan KTP ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Sentra Gakkumdu sebagai pusat aktivitas penegakan hukum pidana pemilihan. Tim kami terus bekerja, mengumpulkan data, fakta, dan melakukan analisis hukum," pungkas Benny.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








