Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo Siapkan Zaken Kabinet, Ingin Lebih Baik dari Presiden-presiden Sebelumnya

Paskalis Rubedanto | 16 September 2024, 14:13 WIB
Prabowo Siapkan Zaken Kabinet, Ingin Lebih Baik dari Presiden-presiden Sebelumnya

 

AKURAT.CO Presiden terpilih 2024-2029, Prabowo Subianto, dinilai ingin menjalankan tugasnya lebih baik dari presiden-presiden sebelumnya dengan menyusun kabinet yang berbasis keahlian atau dikenal sebagai zaken kabinet.

Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menyatakan, Prabowo telah banyak belajar dari presiden-presiden sebelumnya, termasuk Joko Widodo (Jokowi), Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Saya optimis pemerintahan Prabowo ke depan bisa lebih baik dari Jokowi. Prabowo sudah banyak belajar dari pengalaman presiden-presiden sebelumnya seperti Megawati, SBY, dan Jokowi,” ujar Ujang kepada wartawan, Senin (16/9/2024).

Baca Juga: Gelar Rapat Perdana, Parpol Pengusung RIDO Bagi-bagi Tugas untuk Kemenangan di Pilkada

Menurut Ujang, Prabowo ingin membentuk kabinet yang lebih tertata dan memiliki formasi yang kuat, yang dapat menciptakan legacy lebih baik. Formasi zaken kabinet ini dinilai sebagai langkah yang tepat untuk menyejahterakan bangsa dan negara.

“Dengan zaken kabinet, Prabowo bisa memformulasikan skema kabinet yang benar-benar bekerja untuk kepentingan bangsa, bukan sekadar kepentingan politik,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani, menjelaskan bahwa Prabowo berencana untuk menyusun zaken kabinet di mana para menteri yang dipilih adalah orang-orang ahli di bidangnya masing-masing, meskipun diusulkan oleh partai politik.

Baca Juga: Android 16 Siapkan Pembaruan Besar untuk Pengaturan Cepat

"Pak Prabowo ingin ini adalah sebuah pemerintahan zaken kabinet di mana yang duduk adalah orang-orang ahli di bidangnya meskipun berasal atau diusulkan dari parpol," ungkap Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/9/2024).

Muzani menambahkan, tujuan dari zaken kabinet ini adalah untuk memastikan bahwa para menteri memiliki keahlian sesuai jabatan yang mereka emban, sehingga tidak kehilangan relevansi di posisi tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.