Strategi Kampanye Rano Karno Gunakan Nama 'Si Doel' untuk Tingkatkan Elektabilitas di Pilkada DKI

AKURAT.CO Indonesia Political Review (IPR) menilai penggunaan nama "Si Doel" oleh Rano Karno dalam kampanye Pilkada DKI Jakarta sebagai langkah strategis untuk meningkatkan elektabilitas dan memperoleh dukungan masyarakat.
Menurut Direktur Eksekutif IPR, Ujang Komarudin, nama "Si Doel" sudah sangat dikenal dan lebih dekat dengan masyarakat Betawi dibandingkan nama asli Rano Karno.
Ujang menjelaskan, nama populer atau panggilan akrab memainkan peran penting dalam menarik perhatian publik, terutama di kalangan pemilih Jakarta.
"Siapa yang tidak kenal Si Doel? Nama ini lebih merakyat dan mengena di hati warga Jakarta," ujar Ujang, Minggu (22/9/2024).
Baca Juga: Snapdragon 8 Gen 3 Kalahkan Apple A18 Pro di Genshin Impact, Sistem Pendingin Lebih Baik?
Strategi ini, kata Ujang, tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan popularitas tetapi juga sebagai pendekatan kultural dan kebudayaan dalam kampanye pasangan Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel) dalam Pilkada DKI Jakarta yang akan berlangsung dari 25 September hingga 23 November 2024.
Langkah ini diharapkan memperkuat hubungan antara pasangan calon dan masyarakat Jakarta.
Meskipun demikian, Ujang menambahkan, faktor elektabilitas dipengaruhi oleh berbagai hal, termasuk popularitas.
Ia mengaitkan taktik ini dengan penggunaan nama beken seperti yang dilakukan oleh komedian Komeng di Pemilihan Legislatif 2024.
Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sempat mempertanyakan pencantuman nama "Si Doel" dalam penetapan pasangan calon karena tidak tercantum dalam dokumen awal.
Baca Juga: Polisi Tetapkan 15 Tersangka Terkait Penemuan 7 Mayat di Kali Bekasi
Namun, Ketua KPU Jakarta, Wahyu Dinata, menyatakan, Rano Karno telah mendapatkan penetapan dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang memperbolehkan penggunaan nama tersebut.
Berdasarkan keputusan pengadilan, nama Rano Karno dan "Si Doel" dianggap sebagai satu identitas yang sama.
Rano Karno dikenal luas karena perannya sebagai Si Doel dalam sinetron "Si Doel Anak Sekolahan".
Kini, pasangan Pram-Doel didukung oleh tiga partai, yaitu PDI Perjuangan, Hanura, dan Partai Ummat, dan siap bersaing dalam Pilkada DKI 2024. KPU DKI Jakarta telah menetapkan tiga pasangan calon yang akan maju, yaitu Pramono Anung-Rano Karno, Ridwan Kamil-Suswono, dan Dharma Pongrekun-Kun Wardana dari jalur independen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








