Tak Ingin Ada Daerah Tertinggal, Airin Ingin Hadirkan Pembangunan Merata di Banten

AKURAT.CO Calon Gubernur Banten nomor urut 1, Airin Rachmi Diany, berjanji akan menghadirkan pembangunan yang merata jika dirinya terpilih di Pilkada 2024.
Airin tak ingin masyarakat memandang bahwa terdapat perbedaan antara daerah-daerah di Banten. Seperti membandingkan daerah Tangerang Raya dengan daerah lainnya seperti Lebak atau Pandeglang.
"Visi saya Banten Maju Bersama, saya tak ingin ada lagi daerah-daerah yang tertinggal, dan tidak boleh lagi ada daerah yang maju sendirian, tapi harus ada kebersamaan," kata Airin dalam tayangan podcast YouTube Hendri Satrio, Rabu (25/9/2024).
Airin mencontohkan masalah pendidikan di Provinsi Banten. Dia mengakui, rata-rata lama sekolah di Banten memang sudah di atas rata-rata nasional, yaitu 9,15 tahun di Banten dan rata-rata lama sekolah nasional 8,77 tahun.
Baca Juga: Terungkap, Airin dan Bahlil Sempat Temui Sufmi Dasco Sebelum Golkar Ubah Dukungan
Namun, setelah dibedah, Airin menemukan kesenjangan yang terlalu tinggi dalam rata-rata lama sekolah antar daerah di Banten.
Diketahui, rata-rata lama sekolah di Tangerang Selatan mencapai 11,85 tahun, sementara terendahnya terdapat di daerah Kabupaten Lebak yaitu 6,6 tahun.
"Kita kelebihan (soal rata-rata lama sekolah di Banten), over secara jumlah di wilayah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, maka dari itu harus kita urai lagi sebenarnya permasalahannya (soal pendidikan) hingga tingkat kabupaten dan kota," ujar Airin.
Airin yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Wali Kota Tangerang Selatan selama dua periode juga mengakui bahwa di setiap daerah di Banten memiliki masalah tersendiri.
Politisi Partai Golkar itu bercerita, saat menjadi Wali Kota Tangerang Selatan, permasalahan yang kerap ditemui adalah mengatasi kemacetan. Permasalahan itu juga ia temukan saat berkeliling di Kota Tangerang.
Berbeda dengan daerah seperti Kabupaten Tangerang, dia justru menemukan permasalahan yang lebih disuarakan masyarakat adalah masalah lapangan kerja.
Untuk itu, menurutnya, perlu ada kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota, sehingga adanya pemerataan pembangunan di Banten.
"Saya dulu semasa jadi Wali Kota Tangerang Selatan sangat butuh peran provinsi, dan jika saya terpiilih nanti, saya akan menjalankan peran provinsi itu agar seluruh daerah bersinergi membangun Banten," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








