PDIP Tetap Oposisi, Pertemuan Prabowo-Megawati Cuma Buat Kasih Undangan Pelantikan

AKURAT.CO Wacana pertemuan antara Presiden terpilih, Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri diprediksi akan benar terjadi.
Kendati begitu, Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai pertemuan tersebut tidak akan mengubah sikap politik dari PDI Perjuangan dalam pemerintahan ke depan.
"Pertemuan itu saya kira sudah mungkin skalanya 70 persen ya, tapi enggak akan mengubah konstelasi politiknya, cuma memberi efek politik, tapi enggak mengubah konstelasinya," kata Ray kepada Akurat.co, Kamis (26/9/2024).
Baca Juga: Pertemuan Megawati-Prabowo: Sinyal Penggeseran Peran Jokowi di Pemerintahan Mendatang?
Ray meyakini, PDIP akan tetap memilih berada di luar kekuasaan sesuai dengan apa yang menjadi hasil Pilpres 2024 kemarin. "Jadi konstelasinya tetap, saya kira PDI Perjuangan akan tetap memilih di luar enggak akan masuk ke dalam," ucapnya.
Menurutnya, pertemuan Prabowo dan Megawati memiliki efek politik yang begitu besar bagi kedua pihak. Bagi Megawati, pertemuan itu untuk memastikan bahwa Undang-Undang MD3 tak mengalami perubahan.
Sementara bagi Prabowo, pertemuan itu bisa menjadi simbol adanya dukungan secara moral dari PDIP. Meskipun nyatanya PDIP tetap memilih untuk berada di luar kekuasaan.
Dengan begitu, Ray menilai, pertemuan itu akan menjadi ajang Prabowo mengundang Megawati untuk hadir dalam proses pelantikannya pada 20 Oktober mendatang.
"Efek politiknya tinggi, satu, bagi PDIP, pertemuan itu untuk memastikan revisi Undang-Undang MD3 enggak dilakukan. Sehingga jatah Ketua DPR tetap di PDIP. Bagi Prabowo, setidaknya pelantikan yang akan dilakukan tanggal 20 ini berlangsung dengan aman, syukur-syukur Ibu Mega berkenan untuk hadir," tuturnya.
"Jadi ini semacam penyerahan surat undangan lah kepada Ibu Mega untuk hadir nanti di dalam pelantikan ini," sambungnya memungkasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







