Akurat
Pemprov Sumsel

Dahnil Anzar Pastikan Prabowo dan Megawati Akan Bertemu Sebelum Pelantikan Presiden

Arief Rachman | 29 September 2024, 08:00 WIB
Dahnil Anzar Pastikan Prabowo dan Megawati Akan Bertemu Sebelum Pelantikan Presiden

AKURAT.CO Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, akan bertemu sebelum pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2024-2029. Pelantikan tersebut dijadwalkan pada 20 Oktober 2024.

"Pak Prabowo akan mengajak semua pihak, termasuk bertemu dan berdialog dengan Ibu Megawati sebelum pelantikan," ujar Dahnil dalam sebuah acara di Jakarta, Sabtu.

Dahnil menjelaskan, pertemuan itu akan membahas agenda pembangunan Indonesia ke depan.

Baca Juga: Tim Pemenangan RIDO Capai 493 Orang, Ada Ahmad Dhani hingga Legenda Persija Hamka Hamzah

Mengenai posisi PDIP dalam pemerintahan, Dahnil menyatakan hal itu adalah keputusan PDIP, namun Prabowo mengutamakan persatuan.

Dahnil juga menegaskan, Prabowo selalu berupaya menjaga semangat persatuan di tengah tantangan global yang dinamis.

Baginya, penting agar pemerintahan berjalan solid dan kompak. Prabowo menghormati keputusan PDIP, baik jika berada di dalam maupun di luar pemerintahannya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga mengatakan bahwa keputusan untuk bertemu Prabowo sepenuhnya berada di tangan Megawati.

Baca Juga: Akhirnya Buka Keran Gol untuk Timnas Indonesia U-20, Muhammad Ragil Belum Puas

Hingga kini, belum ada jadwal pertemuan, namun Eriko menegaskan bahwa hubungan antara Megawati dan Prabowo tetap baik.

Terkait posisi PDIP dalam pemerintahan, Eriko menegaskan bahwa PDIP tidak mengenal konsep oposisi atau koalisi dalam ketatanegaraan Indonesia.

"Dalam hukum, tidak ada istilah koalisi atau oposisi," pungkasnya, sambil mengajak semua pihak menunggu perkembangan lebih lanjut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.