AKURAT.CO Sebanyak 42,6 persen pemilih belum menentukan pilihannya di Pilkada Jakarta 2024.
Hal ini terlihat dari hasil survei terbaru yang dirilis Parameter Politik Indonesia (PPI).
"Jika 32,7 persen pemilih tidak loyal digabung dengan pemilih undecided 9,9 persen, maka secara total ada 42,6 persen pemilih mengambang yang masih bisa melabuhkan pilihannya ke calon manapun. Sehingga, Pilkada Jakarta masih jauh dari kata selesai," jelas Direktur PPI, Adi Prayitno, melalui rilis survei, Rabu (30/10/2024).
Dia menjelaskan, pasangan Ridwan Kamil dan Suswono (Rido) memimpin dengan angka 47,8 persen.
Jumlah itu unggul 9,8 persen dari pasangan Pramono Anung-Rano Karno 38 persen.
"Sementara pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardhana didukung oleh 4,3 persen pemilih," kata Adi.
PPI juga mengukur pemilih loyal masing-masing pasangan cagub dan cawagub.
Baca Juga: Indonesia Kutuk Keras Larangan Kegiatan UNRWA oleh Parlemen Israel
Hasilnya, pemilih loyal Rido tercatat sebesar 29,3 persen; Pramono-Rano 25,7 persen; dan Dharma-Kun 2,4 persen.
Responden yang memantapkan pilihannya juga bervariasi.
Pemilih yang baru menentukan pilihan saat hari H sebanyak 36,3 persen.
Pemilih yang akan menentukan pilihan saat kampanye 26,9 persen.
Responden yang bakal bersikap dalam waktu dekat 21,7 persen.
Selain itu, pemilih yang menentukan pilihan di masa tenang sebanyak 7,8 persen.
Ada juga pemilih yang bersikap saat menunggu serangan fajar, jumlahnya 5,7 persen.
Survei PPI dilaksanakan pada 21-25 Oktober 2024 terhadap 1.200 responden yang diwawancarai secara tatap muka.
Baca Juga: Israel Lancarkan Serangan Udara ke Iran, Ketegangan Regional Meningkat
Survei menggunakan metode multistage random sampling.
Toleransi kesalahan atau margin of error dari survei tersebut kurang lebih 2,8 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








