DPRD DKI Soroti Penurunan Partisipasi Pemilih di Pilkada Jakarta 2024

AKURAT.CO Penurunan tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Jakarta 2024 menjadi perhatian serius DPRD DKI Jakarta.
Partisipasi pemilih hanya mencapai 58 persen, jauh lebih rendah dibandingkan Pilkada 2017 yang mencatat angka partisipasi hingga 70 persen.
Hal ini dibahas dalam rapat kerja antara DPRD DKI Jakarta dan KPU DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (6/12/2024).
Koordinator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Ima Mahdiah, mengusulkan agar KPU DKI Jakarta melibatkan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto: Pengunduran Diri Gus Miftah Tindakan Bertanggung Jawab
“Ke depannya, masukan dari Komisi A adalah menggerakkan RT dan RW untuk mendorong masyarakat agar datang mencoblos,” ujar Ima.
Senada dengan Ima, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Inggard Joshua, menekankan pentingnya peran Ketua RT dan RW dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta meningkatkan partisipasi pemilih.
“Keterlibatan RT dan RW harus lebih dimasifkan agar dapat memberikan dampak signifikan terhadap kelancaran dan kualitas Pilkada,” kata Inggard.
Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi rendahnya partisipasi pemilih.
“Kendala partisipasi ini sebenarnya sudah kami antisipasi di awal dengan sosialisasi yang masif,” ungkap Wahyu.
Baca Juga: Kemenpora-Gerbangtara Dorong Kolaborasi Pentahelix untuk Membangun Pemuda di IKN
Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU DKI Jakarta, Astri Megatari, memaparkan bahwa KPU telah rutin mengadakan kegiatan sosialisasi di berbagai tempat seperti sekolah, kampus, dan pesantren.
Kegiatan olahraga, sosialisasi dengan kelompok disabilitas, serta acara bersama komunitas dan organisasi masyarakat juga dilakukan.
“Selain itu, kami juga aktif mengadakan sosialisasi di kelurahan, ruang publik, deklarasi kampanye damai, dan debat publik antarpasangan calon. Beberapa agenda juga difokuskan untuk menarik pemilih muda dan pemula,” jelas Astri.
DPRD DKI berharap kolaborasi antara KPU, RT, dan RW dapat mendorong partisipasi pemilih dalam Pilkada mendatang.
Dengan pendekatan yang lebih intensif dan strategis, diharapkan minat masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dapat meningkat dan memastikan keberhasilan demokrasi di Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








