Akurat
Pemprov Sumsel

Dasco Sebut Ada Menteri Tak Seirama dengan Prabowo: Evaluasi di Tangan Presiden

Ahada Ramadhana | 7 Februari 2025, 19:52 WIB
Dasco Sebut Ada Menteri Tak Seirama dengan Prabowo: Evaluasi di Tangan Presiden

AKURAT.CO Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan adanya menteri dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto yang tidak seirama dengan pemerintahan.

Namun, ia menegaskan bahwa keputusan evaluasi, termasuk kemungkinan reshuffle, sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden.

“Saya mendapat informasi ada yang tidak seirama, tapi apakah evaluasinya sampai reshuffle atau cukup teguran, itu kewenangan Presiden,” ujar Dasco saat ditemui di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (7/2/2025).

Dasco menegaskan, dirinya tidak mengetahui kapan dan bagaimana evaluasi terhadap para menteri akan dilakukan.

Baca Juga: OpenAI Siapkan Perangkat Berbasis ChatGPT, Ini 5 Hal yang Jadi Pertimbangan

Ia meminta masyarakat untuk bersabar menunggu keputusan Prabowo.

“Masalah kapan waktunya, atau apakah akan ada reshuffle, itu sepenuhnya hak prerogatif Presiden. Kita tunggu saja keputusan beliau,” katanya.

Saat ditanya mengenai menteri-menteri yang viral karena kinerja mereka, Dasco enggan memberikan tanggapan lebih jauh.

Namun, ia menekankan bahwa evaluasi 100 hari pemerintahan menjadi momen penting untuk menilai kinerja kabinet.

“Saya belum bisa bicara mendalam soal ini. Tapi tentu, kita serahkan kepada Pak Presiden untuk melakukan evaluasi yang diperlukan,” tegasnya.

Sebelumnya, beberapa menteri dalam kabinet Kabinet Merah Putih menjadi sorotan publik terkait kebijakan dan kinerja mereka dalam 100 hari pertama pemerintahan.

Hal ini memunculkan spekulasi adanya perombakan dalam jajaran kabinet. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Istana terkait rencana reshuffle.

Baca Juga: Jadi Kandidat Asisten Patrick Kluivert di Timnas Indonesia, Zulkifli Syukur: Baru Sebatas Interview!

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.