Bahlil Lahadalia: Koalisi Permanen KIM Kunci Stabilitas Pemerintahan

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan dukungan penuh terhadap wacana menjadikan Koalisi Indonesia Maju (KIM) sebagai koalisi permanen hingga perhelatan politik berikutnya.
Bahlil menyatakan bahwa jika KIM dipermanenkan, hal tersebut akan mendatangkan stabilitas yang diperlukan dalam jalannya pemerintahan.
"Saya pikir itu ide yang baik. Tidak ada pemerintahan yang berhasil tanpa stabilitas, dan KIM permanen adalah langkah menuju stabilitas," kata Bahlil saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2025).
Bahlil menambahkan, Golkar sebagai bagian dari KIM akan mendukung gagasan tersebut dan siap untuk membahas lebih lanjut mengenai detail dan implementasinya.
Baca Juga: Kejagung Siap Hadapi Kasasi Harvey Moeis
"Golkar berpandangan itu ide yang bagus dan harus didukung, tinggal komunikasi dan pembahasan bentuk serta polanya," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sugiono, juga menegaskan bahwa pembentukan koalisi permanen untuk KIM Plus bertujuan untuk menjaga persatuan dan kerukunan bangsa, bukan semata-mata untuk urusan pemilu.
"Ini tentang kestabilan politik jangka panjang untuk memastikan bangsa ini tetap bersatu," ujar Sugiono pada perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Sabtu (15/2/2025).
Gagasan serupa juga disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang mengusulkan agar partai-partai dalam KIM Plus membentuk koalisi permanen hingga 2029.
Usulan tersebut diungkapkan dalam acara silaturahmi di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jumat (14/2/2025), dengan tujuan menjaga kekompakan dalam mendukung pemerintahan Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Baca Juga: KKI: 40 Persen Galon Guna Ulang Berusia di Atas 2 Tahun, Berisiko bagi Kesehatan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








