Ingrid Kansil Kembali Jadi Wasekjen Demokrat, Siap Perjuangkan Hak Perempuan dan Perlindungan Anak

AKURAT.CO Ingrid Kansil kembali dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat untuk periode 2025-2030.
Amanah ini diberikan langsung oleh Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Ingrid menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan hak perempuan dan perlindungan anak.
"Alhamdulillah, saya kembali diberikan kepercayaan oleh Mas Ketum AHY dalam kepengurusan DPP Partai Demokrat periode 2025-2030 sebagai Wakil Sekretaris Jenderal," ujar Ingrid dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Ingrid mengapresiasi Partai Demokrat yang selalu mengedepankan prinsip kesetaraan gender dalam struktur kepengurusan dan kebijakan internalnya.
Baca Juga: Danantara Effect
"Demokrat memastikan adanya perwakilan perempuan yang cukup di tingkat kepemimpinan partai. Kesetaraan bukan sekadar retorika, tetapi benar-benar diterapkan," ungkapnya.
Sebagai bagian dari kepengurusan, Ingrid berjanji akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Ia memandang jabatan di partai sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Insyaallah, dengan niat ibadah, semua akan dipermudah oleh Allah. Partai Demokrat adalah rumah pengabdian yang memungkinkan kami memperjuangkan kepentingan rakyat," katanya.
Ingrid menegaskan, Demokrat akan tetap mendukung pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, terutama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang diusung Kabinet Merah Putih.
Dalam mendukung visi tersebut, Ingrid akan fokus pada dua isu utama:
1. Perjuangan Hak Perempuan dan Pemberdayaan
Ingrid menyoroti masih maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Berdasarkan data Komnas Perempuan, ada 16.157 pengaduan kasus kekerasan berbasis gender (KTPBG) yang terjadi dalam rentang waktu 2020-2024.
"Pemberdayaan perempuan juga harus diperkuat. Ini momentum yang tepat, mengingat pemerintahan Pak Prabowo mengusung Asta Cita," ujarnya.
2. Perlindungan Anak
Ingrid juga menyoroti meningkatnya angka kekerasan terhadap anak. Berdasarkan laporan Komnas Perlindungan Anak, kasus kekerasan anak pada 2024 meningkat 34 persen dibanding tahun sebelumnya.
"Bagaimana bangsa ini bisa maju jika anak-anak sebagai generasi penerus terus menjadi korban kekerasan? Kita harus bersama-sama menghapus kekerasan terhadap anak," tegasnya.
Dengan mandat baru sebagai Wasekjen Demokrat, Ingrid berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak kepada perempuan dan anak, serta mendorong langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan setara bagi seluruh masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










