Akurat
Pemprov Sumsel

Menteri Silaturahmi ke Rumah Jokowi Bukan Manuver Politik, Gerindra: Bukan Juga Matahari Kembar!

Ahada Ramadhana | 17 April 2025, 13:08 WIB
Menteri Silaturahmi ke Rumah Jokowi Bukan Manuver Politik, Gerindra: Bukan Juga Matahari Kembar!

AKURAT.CO Lima menteri Kabinet Merah Putih, sebagian di antaranya merupakan mantan menteri era Presiden Joko Widodo (Jokowi), mengunjungi kediaman Presiden ke-7 RI tersebut di Solo, Jawa Tengah, saat momen Hari Raya Idulfitri.

Kunjungan ini menuai beragam tanggapan, namun Dewan Pakar DPP Partai Gerindra, Bambang Haryo Soekartono, menilai bahwa tidak ada yang keliru dalam agenda tersebut.

Menurut Bambang, silaturahmi saat lebaran adalah hal yang lumrah dalam budaya masyarakat Timur, terlebih kepada tokoh yang pernah atau masih berperan penting dalam sejarah bangsa.

"Sebagai orang Timur, kita tentu memahami pentingnya menghormati tokoh senior. Kunjungan silaturahmi ke Pak Jokowi itu hal biasa, apalagi di momen Lebaran,” ujar Bambang usai menghadiri Sidang Paripurna di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (17/4/2025).

Menanggapi munculnya spekulasi yang mengaitkan silaturahmi ini dengan dinamika politik nasional, termasuk isu “matahari kembar”, Bambang menyebut narasi tersebut justru berasal dari ketidaktahuan atau kesalahpahaman pihak tertentu.

Baca Juga: Paula Verhoeven Disebut Terbukti Selingkuhi Baim Wong, Apa Hukum Istri Selingkuh dalam Islam?

“Kalau ada yang bilang ini manuver politik atau semacam ‘matahari kembar’, menurut saya itu hanya karena mereka tidak paham konteksnya. Ini murni silaturahmi, tidak ada maksud lain,” jelasnya.

Anggota Komisi VII DPR RI ini juga menekankan agar publik menyikapi pertemuan tersebut secara positif dan tidak mempolitisasi hubungan personal yang terjalin antar tokoh bangsa.

"Saya pikir tidak ada yang salah. Ini pertemuan biasa antar tokoh, dan justru bagus karena menunjukkan nilai-nilai budaya kita yang menjunjung silaturahmi,” tegasnya.

Kunjungan ke kediaman Presiden Jokowi di Solo dilakukan oleh lima menteri, yaitu:

- Bahlil Lahadalia – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
- Wihaji – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
- Zulkifli Hasan – Menteri Koordinator Bidang Pangan
- Budi Gunadi Sadikin – Menteri Kesehatan
- Sakti Wahyu Trenggono – Menteri Kelautan dan Perikanan

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Tidak ada agenda politik tersirat yang disampaikan secara resmi.

Bambang menutup pernyataannya dengan ajakan kepada semua pihak untuk tidak membesar-besarkan silaturahmi sebagai manuver politik.

Baca Juga: Acara Waisak Internasional di PIK, DPRD DKI: Jakarta Punya Potensi Besar Jadi Destinasi Wisata Religi Dunia

Menurutnya, nilai kekeluargaan jauh lebih penting untuk dijaga ketimbang sekadar berspekulasi soal politik.

“Silaturahmi itu perekat bangsa. Jangan justru dipelintir jadi isu yang memecah. Mari kita jaga momen ini sebagai bentuk persaudaraan dan persatuan,” pungkas Bambang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.