Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo Disambut Hangat di Pameran Budaya Thailand, Diplomasi Budaya Perkuat Persahabatan RI–Thailand

Atikah Umiyani | 19 Mei 2025, 20:05 WIB
Prabowo Disambut Hangat di Pameran Budaya Thailand, Diplomasi Budaya Perkuat Persahabatan RI–Thailand

AKURAT.CO Di sela kunjungan resmi kenegaraan ke Thailand, Presiden RI Prabowo Subianto mendapat undangan khusus dari Perdana Menteri (PM) Thailand, Paetongtarn Shinawatra.

Undangan khusus tersebut yakni untuk mengunjungi pameran budaya khas Negeri Gajah Putih yang digelar di aula Gedung Santi Maitree, kompleks Government House, Bangkok, Senin (19/5/2025).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda bilateral, sesaat sebelum jamuan santap siang resmi.

Pameran menampilkan kekayaan budaya Thailand mulai dari seni rupa, kerajinan tangan tradisional, hingga hidangan kuliner otentik yang menggoda selera.

Presiden Prabowo tampak antusias menyimak proses pembuatan berbagai kerajinan khas, dan secara langsung berinteraksi dengan para pengrajin.

Ia terlihat menaruh perhatian besar pada nilai-nilai budaya yang terkandung dalam setiap hasil karya.

Baca Juga: KPK Periksa Head Legal PT Telkomsigma Terkait Dugaan Korupsi Proyek Digitalisasi SPBU Pertamina

Dalam suasana akrab, Prabowo juga mencicipi sejumlah sajian kuliner tradisional Thailand, didampingi langsung oleh PM Paetongtarn yang menjelaskan filosofi serta latar belakang budaya dari setiap sajian.

Kunjungan ini memperlihatkan sisi humanis dari diplomasi. Kerja sama antarnegara tidak hanya dibangun lewat politik dan ekonomi, tetapi juga diperkuat melalui pertukaran budaya yang menyentuh hati rakyat.

Pameran budaya tersebut menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan Indonesia–Thailand, serta komitmen kedua pemimpin untuk memperluas diplomasi di berbagai sektor, termasuk seni, kuliner, dan kearifan lokal.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.