Dukung Kemerdekaan Palestina, Prabowo-Macron Tuai Apresiasi dari MPR RI

AKURAT.CO Pernyataan bersama antara Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, dan Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang menyuarakan dukungan atas kemerdekaan penuh Palestina, mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW).
Hidayat menyebut langkah kedua pemimpin tersebut selaras dengan amanat konstitusi Indonesia dan cita-cita kemerdekaan yang diwariskan oleh Presiden pertama RI, Soekarno.
“Pernyataan bersama Presiden Prabowo dan Macron itu wajar didukung. Ini sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945, dan bertepatan dengan momentum internasional di mana makin banyak negara menolak genosida Israel di Gaza dan mengakui Palestina sebagai negara merdeka,” ujar Hidayat dalam keterangan tertulis, Jumat (30/5/2025).
Hidayat mencatat sejumlah negara yang telah menyatakan pengakuan terhadap Palestina, termasuk Spanyol, Norwegia, Irlandia, Kolombia, Venezuela, Kuba, Chile, dan Bolivia.
Bahkan, Prancis—yang sebelumnya lebih berhati-hati—kini menunjukkan sikap terbuka terhadap pengakuan Palestina.
“Saya mendapat informasi bahwa Presiden Macron akan menandatangani komunike bersama Arab Saudi pada Juni mendatang. Ini sinyal positif bagi perjuangan Palestina di forum internasional,” imbuhnya.
Baca Juga: HNW Ingatkan Prabowo Soal Israel: Jangan Jadi Korban Manuver Politik
Hidayat pun mendorong Presiden Prabowo agar semakin aktif melobi negara-negara besar dan memanfaatkan posisi strategis Indonesia di berbagai forum global untuk memperkuat pengakuan terhadap Palestina sebagai negara merdeka dan berdaulat penuh.
Sementara itu, Presiden Emmanuel Macron secara terbuka mengapresiasi peran aktif Presiden Prabowo dalam mendorong solusi damai dan berkelanjutan atas konflik Palestina-Israel.
Hal ini disampaikan dalam konferensi pers bersama usai pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5/2025).
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo atas ungkapannya yang sangat jelas, komitmennya, serta keterlibatan dan ketersediaannya,” ujar Macron.
Macron juga menyampaikan keyakinannya bahwa Prancis dan Indonesia dapat berjalan beriringan dalam menghadapi tantangan geopolitik global, karena memiliki visi dan nilai yang serupa dalam menjaga kedaulatan negara, supremasi hukum internasional, dan menolak standar ganda.
“Pesan saya sederhana. Meskipun secara geografis berjauhan, Prancis akan selalu berada di sisi Indonesia. Kita berbagi pandangan yang sama tentang tatanan dunia,” ungkapnya.
Baca Juga: Kabinet Kurang Tidur Demi Rakyat: Pemerintah Ngebut Jalankan Program Prabowo
Pernyataan bersama antara dua pemimpin ini dinilai sebagai langkah strategis diplomasi global, yang membuka peluang lebih besar bagi Palestina untuk mendapatkan pengakuan sebagai anggota penuh PBB, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional dalam isu kemanusiaan dan perdamaian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









