Hasan Nasbi: Trisula Prabowo Bukan Kenekatan, Tapi Keberanian Atasi Kemiskinan Ekstrem

AKURAT.CO Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) RI, Hasan Nasbi, menegaskan, tiga program strategis atau Trisula Presiden Prabowo Subianto merupakan bentuk keberanian pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan, bukan tindakan nekat tanpa perhitungan.
Trisula terdiri dari tiga inisiatif strategis yang menyasar pemerataan pembangunan dan kesejahteraan rakyat, yaitu Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, serta percepatan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sekolah-sekolah.
Ketiga program tersebut diluncurkan sepanjang Juli 2025, bertepatan dengan momen menjelang peringatan 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Beban pemimpin itu berat, apalagi saat melihat bahwa setelah 80 tahun merdeka, masih ada rakyat yang hidup dalam kemiskinan, bahkan kemiskinan ekstrem. Maka, dibutuhkan keberanian untuk mengubah keadaan,” ujar Hasan dalam program Akurat Talk, dikutip Selasa (22/7/2025).
Hasan menyebut, Trisula merupakan perwujudan konkret dari prinsip Trilogi yang selalu dipegang Presiden Prabowo: berani, benar, dan berhasil.
Baca Juga: Mendagri: Pemda Harus Dukung Program Strategis Nasional
“Pak Prabowo selalu bilang: pertama, harus berani dulu. Kedua, beraninya harus dengan cara yang benar, bukan nekat. Dan ketiga, kita harus berhasil. Jadi, keberhasilan itu datang setelah keberanian dan kebenaran langkah,” jelasnya.
Ia juga menyadari, pelaksanaan di lapangan mungkin tak akan sepenuhnya mulus.
Namun, setiap kekeliruan akan segera dievaluasi dan diperbaiki secara tanggap.
“Pasti akan ada kekurangan, kesalahan, itu wajar. Tapi jangan dibiarkan berlarut. Segera diperbaiki, disempurnakan. Itulah proses menuju keberhasilan. Trisula ini adalah strategi pengentasan kemiskinan yang dibangun di atas fondasi Trilogi,” tegas Hasan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








