Prabowo Dapat Giliran Ketiga Berpidato di Sidang Umum PBB ke-80, Setelah Presiden Brasil dan AS

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto memulai rangkaian lawatan luar negeri dengan agenda utama menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80 di New York, Amerika Serikat.
Menteri Luar Negeri, Sugiono, menyampaikan hal tersebut usai melepas keberangkatan Presiden di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (20/9/2025) malam.
“Bapak Presiden akan memulai rangkaian kunjungannya ke New York untuk menghadiri Sidang Umum PBB yang ke-80. Sebelum ke New York, beliau akan singgah terlebih dahulu di Osaka mengunjungi Pavilion Indonesia di Osaka Expo,” kata Sugiono.
Agenda di New York
Sidang Umum PBB tahun ini mengangkat tema “Better Together, Eight Years and More for Peace, Development and Human Rights”.
Menurut Menlu, forum tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperbarui komitmen terhadap multilateralisme di tengah situasi global yang penuh tantangan.
Agenda Presiden di New York dimulai Senin (22/9/2025) dengan menghadiri konferensi internasional mengenai Two-State Solution di markas besar PBB.
Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari sidang Juli lalu, yang saat itu tidak dihadiri perwakilan Israel maupun Amerika Serikat.
Pada Selasa (23/9/2025), Presiden Prabowo dijadwalkan berpidato dalam sesi debat umum Sidang Majelis Umum PBB. Indonesia mendapat giliran ketiga setelah Brasil dan Amerika Serikat.
Baca Juga: Lawatan ke Luar Negeri, Prabowo Akan Hadiri Osaka Expo hingga Pidato di Sidang Umum PBB
“Beliau mendapat urutan berbicara yang ke-3 setelah Brasil dan Amerika Serikat. Selain itu, juga ada sejumlah agenda pertemuan di New York,” jelas Sugiono.
Presiden juga akan menggelar pertemuan bilateral dan multilateral bersama sejumlah pemimpin dunia, didampingi oleh Menko Pangan, Menteri Perdagangan, Menteri HAM, Menteri Investasi, serta Sekretaris Kabinet.
Setelah menyelesaikan agenda di New York, rombongan kepresidenan akan melanjutkan perjalanan ke Ottawa, Kanada.
Di sana, Presiden dijadwalkan melakukan kunjungan resmi sekaligus menyaksikan penandatanganan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA).
Selanjutnya, Presiden Prabowo akan bertolak ke Belanda.
Di Negeri Kincir Angin, ia akan diterima langsung oleh Raja Willem-Alexander dan Perdana Menteri Belanda sebelum kembali ke Tanah Air.
Baca Juga: Di Atas HPL Badan Bank Tanah, Selada Merah Sumedang Bisa Tembus ke Pasar Korsel
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








