Akurat
Pemprov Sumsel

Megawati Kirim Bunga Anggrek Merah Putih untuk Presiden Prabowo: Simbol Persahabatan dan Semangat Kebangsaan

Paskalis Rubedanto | 22 Oktober 2025, 23:41 WIB
Megawati Kirim Bunga Anggrek Merah Putih untuk Presiden Prabowo: Simbol Persahabatan dan Semangat Kebangsaan

AKURAT.CO Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengirimkan karangan bunga anggrek merah putih kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai ucapan selamat ulang tahun.

Hadiah tersebut disampaikan melalui Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, yang menjelaskan bahwa bunga itu memiliki makna khusus sebagai simbol persahabatan dan semangat kebangsaan.

“Saat itu kami sedang rapat Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, lalu Ibu Megawati menelepon dan menitipkan ucapan selamat ulang tahun kepada Bapak Presiden. Beliau mengirimkan bunga anggrek merah putih serta bunga papan,” ujar Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Menurut Hasto, pengiriman bunga tersebut bukan sekadar bentuk ucapan selamat, melainkan juga ungkapan penghormatan dan kehangatan persaudaraan antar pemimpin bangsa.

“Merah putih itu simbol patriotisme. Sementara bunga anggrek punya makna historis bagi keluarga Bung Karno. Dulu, Bung Karno kerap memberikan bunga anggrek kepada para pemimpin dunia sebagai tanda persahabatan,” jelasnya.

Baca Juga: PDIP Dorong Pemerintahan Prabowo-Gibran Perkuat Kebijakan yang Berpihak pada Rakyat

Ia menambahkan, Megawati ingin melanjutkan tradisi itu sebagai bentuk diplomasi simbolik khas Indonesia, meneguhkan nilai-nilai persahabatan dan kebangsaan dalam hubungan antartokoh.

“Secara historis, anggrek menjadi lambang persahabatan dan penghormatan. Pesan Ibu Mega jelas: hubungan antar pemimpin bangsa harus dijaga dengan semangat persaudaraan dan nasionalisme,” tutup Hasto.

Pengiriman bunga anggrek merah putih oleh Megawati kepada Presiden Prabowo pun menjadi sorotan publik.

Gestur itu dinilai sebagai isyarat politik yang sejuk di tengah dinamika nasional, memperlihatkan suasana saling menghormati antara dua tokoh besar yang pernah berseberangan di panggung politik nasional.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.