Indonesia Gabung Board of Peace, Jusuf Hamka: Jangan Suudzon, Prabowo Pasti Punya Strategi

AKURAT.CO Pengusaha jalan tol, Jusuf Hamka alias Babah Alun, menyatakan dukungannya terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto yang membawa Indonesia bergabung dengan Board of Peace (BoP).
Jusuf menilai keputusan tersebut sebagai langkah tepat dalam memperjuangkan perdamaian di Gaza sekaligus mendukung kemerdekaan Palestina.
Menurutnya, komposisi BoP yang diisi banyak negara mayoritas Muslim menunjukkan arah strategis yang jelas.
Ia meyakini keputusan Presiden Prabowo bukan langkah spontan, melainkan hasil perhitungan matang.
“Anggotanya kan banyak negara-negara Muslim. Kita harus percaya Presiden Prabowo ini bekas Panglima Kostrad, panglima perang. Pasti ahli strategi,” kata Jusuf di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (6/2/2026).
Jusuf mengajak publik untuk tidak bersikap curiga terhadap kebijakan pemerintah, melainkan memberikan kepercayaan penuh kepada Presiden.
“Kita jangan suudzon. Kita harus husnudzon. Beliau pasti mempunyai strategi,” lanjutnya.
Baca Juga: DPD RI: Desa Terjebak Ego Sektoral, Harmonisasi Regulasi Jadi Kunci
Menurut Jusuf, keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace justru memberi ruang gerak yang lebih aktif dibandingkan peran Indonesia sebagai anggota Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) yang terbatas karena tidak memiliki hak veto.
“Selama ini kita anggota Dewan Keamanan PBB, tapi tidak punya hak veto. Di Board of Peace ini kita punya kekuatan dua per tiga. Daripada hanya menonton dari luar, lebih baik kita mewarnai dari dalam,” ujarnya.
Sebagai warga negara, Jusuf menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan Presiden Prabowo untuk bergabung dengan Board of Peace.
“Kalau menurut saya, sebagai warga negara yang baik dan sebagai umat beragama, ya sami’na wa atho’na,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









