Prabowo Wanti-wanti Operasi Provokasi Benturkan Pemerintah dan Rakyat

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah menjamin ruang aman bagi masyarakat sipil untuk berekspresi dan menyampaikan pendapat.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menjawab pertanyaan jurnalis Najwa Shihab dalam sesi diskusi bersama media dan pakar di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa lalu dan ditayangkan akun Youtube Najwa Shihab pada Kamis (19/3/2026).
Menurut Prabowo, kebebasan berpendapat di Indonesia tetap terbuka, bahkan di tengah maraknya informasi palsu dan kritik di media sosial.
“Silakan dinilai sendiri, apakah kita membatasi? Hoaks dan kritik setiap hari muncul di media sosial. Bandingkan dengan negara lain,” ujarnya.
Menanggapi isu aksi teror yang menyasar masyarakat sipil, Prabowo mengingatkan publik agar tidak langsung menarik kesimpulan.
Ia menyebut, dalam beberapa kasus, aksi teror dapat digunakan sebagai bentuk provokasi untuk membenturkan pemerintah dengan masyarakat, termasuk melalui skenario yang dikenal sebagai false flag operation.
Sebagai contoh, ia menyinggung konflik antara Israel dan Palestina, yang menurutnya kerap diwarnai operasi intelijen oleh Mossad.
“Ada operasi yang dibuat seolah-olah dilakukan pihak tertentu untuk memprovokasi opini publik,” jelasnya.
Baca Juga: DPR Jelaskan Penetapan Idulfitri Molor: Tunggu Hasil Rukyat dari Seluruh Wilayah
Menurut Prabowo, di dalam negeri juga terdapat kemungkinan adanya pihak yang ingin membangun narasi bahwa pemerintah bersifat otoriter melalui aksi-aksi semacam itu.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya membangun pemerintahan yang bersih dan beradab, termasuk memastikan aparat penegak hukum bekerja secara profesional.
“Saya ingin membangun Indonesia yang beradab, dengan polisi, jaksa, dan intelijen yang bersih,” tegasnya.
Kasus Andrie Yunus Disebut Terorisme
Terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, Prabowo menilai tindakan tersebut sebagai kejahatan serius.
“Ini adalah terorisme. Tindakan biadab. Harus diusut tuntas,” tegasnya.
Ia menekankan, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan, tetapi harus mengungkap aktor intelektual di balik aksi tersebut.
“Harus dicari siapa yang menyuruh dan siapa yang membiayai,” ujarnya.
Prabowo juga memastikan negara tidak akan mentolerir kekerasan terhadap warga, termasuk terhadap aktivis yang menyampaikan kritik.
Ia menegaskan, jika terbukti ada keterlibatan aparat, proses hukum akan tetap berjalan tanpa pandang bulu.
“Tidak akan ada impunitas. Saya menjamin. Kita harus menegakkan hukum dan tidak boleh ada tindakan seperti ini,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








