Akurat
Pemprov Sumsel

Fraksi Golkar Apresiasi Pemerintah Tahan Harga BBM di Tengah Tekanan Global

Putri Dinda Permata Sari | 1 April 2026, 19:56 WIB
Fraksi Golkar Apresiasi Pemerintah Tahan Harga BBM di Tengah Tekanan Global
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji.

AKURAT.CO Fraksi Partai Golkar DPR RI mengapresiasi langkah pemerintah yang berhasil menjaga stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM) di tengah tekanan global akibat konflik geopolitik yang kian memanas.

Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI, Muhammad Sarmuji, menilai, keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga BBM, khususnya BBM subsidi, merupakan langkah strategis yang tidak mudah diambil di tengah lonjakan harga energi dunia.

“Dalam kondisi seperti sekarang, bisa tidak naik harga, khususnya BBM subsidi, itu sudah merupakan perjuangan yang tidak mudah. Pemerintah menunjukkan keberpihakan yang nyata kepada rakyat dengan menjaga daya beli di tengah tekanan global,” ujar Sarmuji dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).

Menurutnya, konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel telah memicu ketidakpastian global yang berdampak langsung terhadap harga energi dunia.

Kondisi ini berpotensi membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama dari sisi subsidi dan kompensasi energi.

Karena itu, Sarmuji berharap konflik geopolitik tersebut dapat segera mereda agar tekanan terhadap harga minyak dunia ikut menurun.

“Semoga konflik segera berakhir agar harga minyak dunia kembali stabil dan tidak terus membebani APBN,” tegasnya.

Ia menambahkan, stabilitas harga BBM memiliki dampak luas terhadap perekonomian nasional, terutama dalam menjaga inflasi tetap terkendali serta menahan lonjakan biaya logistik.

Baca Juga: Jaksa Bantah Pernyataan Nadiem Makarim, Rekomendasi JPN Tidak Dilaksanakan dalam Pengadaan Chromebook

“Langkah ini tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi secara keseluruhan,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Fraksi Partai Golkar mendorong pemerintah untuk terus memperkuat strategi mitigasi risiko di sektor energi.

Upaya tersebut meliputi optimalisasi cadangan energi nasional, diversifikasi sumber energi, hingga peningkatan efisiensi distribusi BBM agar lebih tepat sasaran.

Selain itu, transparansi dalam pengelolaan subsidi dan kompensasi energi juga dinilai penting guna menjaga akuntabilitas dan keberlanjutan kebijakan.

“Ke depan, tantangan sektor energi akan semakin dinamis. Karena itu, konsistensi kebijakan dan kecepatan respons pemerintah menjadi kunci. Fraksi Partai Golkar DPR RI akan terus memberikan dukungan sekaligus pengawasan konstruktif agar kebijakan energi nasional tetap berpihak pada kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.