Akurat
Pemprov Sumsel

Kader Nasdem Geruduk Gedung Tempo, Protes Isu Merger dengan Gerindra

Okto Rizki Alpino | 14 April 2026, 14:08 WIB
Kader Nasdem Geruduk Gedung Tempo, Protes Isu Merger dengan Gerindra
Kader Nasdem menggelar unjuk rasa di depan Gedung Tempo Media, Jakarta, Selasa (14/4/2026). (Akurat.co/Okto Rizki Alpino)

AKURAT.CO Ratusan kader Partai Nasdem menggelar unjuk rasa di depan Gedung Tempo Media di Jalan Palmerah Barat, Jakarta Selatan, Selasa (14/4/2026).

Mereka memprotes pemberitaan Majalah Tempo yang menuding adanya rencana merger antara Nasdem dengan Partai Gerindra.

Massa memadati area depan gedung sambil menyampaikan orasi secara bergantian. Mereka menuntut klarifikasi sekaligus permintaan maaf Tempo atas pemberitaan yang dinilai menyinggung dan merugikan Nasdem.

"Kami meminta Tempo dalam waktu sesingkat-singkatnya untuk membuat permintaan maaf melalui rilis resmi. Kami dicubit, satu sakit semua," kata salah satu orator.

Aksi ini berdampak pada arus lalu lintas di sekitar Jalan Palmerah Barat. Kendaraan roda dua maupun roda empat bergerak tersendat akibat penyempitan ruas jalan.

Baca Juga: Nasdem Gabung dengan Gerindra Masih Sekadar Wacana Politik

Aparat kepolisian bersiaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga jalannya aksi tetap kondusif.

Belum ada tanggapan resmi dari pihak Tempo terkait tuntutan para kader Nasdem.

Majalah Tempo edisi pekan ini mengungkap pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, di Hambalang, Bogor, pada pertengahan Februari 2026.

Dalam pertemuan itu, Prabowo mengusulkan kepada Surya Paloh untuk menggabungkan dua partai yang dipimpinnya. Jika ide itu terwujud, gabungan dua partai dapat mengumpulkan hampir 35 juta suara nasional atau 23 persen berdasarkan hasil Pemilu 2024.

Baca Juga: Hengkang dari Nasdem, Rusdi Masse Ingin Coba Tantangan Baru

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.