Akurat
Pemprov Sumsel

Strategi Golkar Menangkan Hati Rakyat: Lewat Pelembagaan dan Demokrasi Internal

Moehamad Dheny Permana | 23 April 2026, 17:34 WIB
Strategi Golkar Menangkan Hati Rakyat: Lewat Pelembagaan dan Demokrasi Internal
Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji saat menyampaikan keterangan kepada awak media. (Akurat.co/Moehamad Dheny Permana)

AKURAT.CO Partai Golkar menerima kunjungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk membahas hasil penelitian terkait pelembagaan partai politik.

Pertemuan ini menjadi momentum bagi partai berlambang pohon beringin tersebut dalam memperkuat struktur organisasi menghadapi dinamika politik ke depan.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menegaskan bahwa pelembagaan partai merupakan fondasi utama dalam membangun dan menjaga kepercayaan publik.

Menurutnya, kemampuan partai dalam memenangkan hati rakyat sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur internal yang solid dan terukur.

“Bagi kami, pelembagaan partai politik itu sangat penting karena kapasitas partai untuk memenangkan hati rakyat bergantung pada terpenuhinya sejumlah prasyarat,” ujar Sarmuji di DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (23/5/2026).

Sarmuji memaparkan tiga aspek utama yang menjadi indikator keberhasilan partai.

Pertama, citra partai di ruang publik yang tercermin dari kinerja kader, baik di legislatif maupun eksekutif di berbagai tingkatan pemerintahan.

Kedua, performa partai dalam menjangkau serta bekerja bersama masyarakat di tingkat akar rumput.

Ketiga, yang dinilai paling mendasar, adalah pengelolaan proses internal partai secara profesional.

Baca Juga: PDIP Kritisi Usulan KPK Soal Pembatasan Masa Jabatan Ketum Parpol: Bukan Ranah KPK

“Yang pertama adalah tampilan wajah partai di ranah publik. Kedua, bagaimana performa partai di akar rumput. Ketiga, bagaimana proses internal partai itu sendiri dikelola,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sarmuji menyebut Golkar terus berupaya menjaga demokrasi internal sebagai bagian dari pelembagaan partai.

Hal ini penting agar partai tetap menjadi ruang yang sehat bagi kader dalam bertukar gagasan dan berdebat secara konstruktif.

“Di Golkar, transaksi ide, gagasan, perdebatan, hingga proses pergantian kepemimpinan kita jaga agar berjalan secara ajeg dan demokratis,” tambahnya.

Ia menekankan, penguatan internal partai bertujuan agar organisasi mampu menyerap aspirasi masyarakat secara efektif dan mengonversinya menjadi kebijakan publik yang nyata.

“Semua aspirasi publik harus bisa dikonversi menjadi kebijakan melalui proses internal yang transparan dan demokratis,” tegasnya.

Melalui diskusi bersama BRIN, Golkar mengaku mendapatkan berbagai masukan strategis untuk menyempurnakan tata kelola organisasi, khususnya dalam meningkatkan partisipasi pengurus dan kualitas demokrasi internal.

“Masukan dari BRIN ini menjadi bahan penting bagi kami untuk memperkuat proses internal dan meningkatkan kualitas pengelolaan partai ke depan,” pungkas Sarmuji.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.