Qodari Tanggapi Amien Rais Soal Gosip Amoral Seskab Teddy

AKURAT.CO Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyampaikan keprihatinannya atas pernyataan tokoh senior Amien Rais yang menuding Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya memiliki perilaku amoral.
Qodari menilai, tudingan tersebut sebagai kekeliruan serius karena didasarkan pada informasi yang tidak tervalidasi di media sosial.
Ia menyayangkan seorang tokoh publik sekaliber Amien Rais dapat terpengaruh konten yang belum teruji kebenarannya.
“Saya prihatin melihat video Pak Amien Rais. Sebagai akademisi dan tokoh publik, beliau justru menjadi korban hoaks,” ujar Qodari, dikutip dari akun Instagram @totalpolitikcom, Jumat (1/5/2026).
Ia menjelaskan, persepsi yang muncul diduga berasal dari sebuah konten lagu berjudul Aku Bukan Teddy yang beredar di media sosial.
Video tersebut menggunakan kolase visual tokoh publik untuk menarik perhatian, namun tidak mencerminkan fakta sebenarnya.
Menurut Qodari, dalam akun asli pengunggah video tersebut bahkan sudah terdapat penjelasan bahwa konten tersebut bukan representasi fakta.
“Yang dianggap sebagai sosok tertentu dalam video itu sebenarnya bukan. Itu hanya kolase gambar yang tidak memiliki hubungan langsung dengan isi lagu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Qodari menilai peristiwa ini menjadi peringatan serius terkait maraknya disinformasi, terutama dengan berkembangnya teknologi kecerdasan buatan (AI) yang dapat memanipulasi konten secara meyakinkan.
“Ini menjadi alarm bahaya hoaks di era AI. Bahkan tokoh senior sekalipun bisa terjebak jika tidak melakukan verifikasi secara menyeluruh,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pernyataan yang disampaikan Amien Rais terhadap Seskab Teddy tidak memiliki dasar fakta yang kuat.
Sebelumnya, Amien Rais melalui kanal YouTube pribadinya melontarkan tudingan terhadap Teddy Indra Wijaya dan meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengambil sikap tegas.
Dalam pernyataannya, Amien bahkan menyarankan agar Presiden menjauhkan diri dari Seskab tersebut.
Menanggapi hal ini, Qodari kembali mengingatkan pentingnya literasi digital dan kehati-hatian dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang publik, terutama bagi tokoh yang memiliki pengaruh luas di masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









