PSI Terima Pengunduran Diri Ade Armando, Ahmad Ali: Apa Pun Pernyataannya, Bukan Lagi Urusan Partai

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi menerima pengunduran diri Ade Armando sebagai kader. Keputusan tersebut berlaku sejak Senin (5/5/2026) pukul 19.00 WIB.
Ketua Harian DPP PSI, Ahmad Ali, menyampaikan bahwa pengunduran diri Ade merupakan hasil pembahasan internal partai, menyusul dinamika pernyataan yang disampaikan di ruang publik.
“Bang Ade menyatakan mengundurkan diri sebagai kader dan DPP PSI menerima pengunduran diri tersebut. Sejak tadi malam pukul 19.00 WIB, Bang Ade bukan lagi kader PSI,” ujar Ahmad Ali dalam konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan, Ade memiliki hak untuk menyampaikan pendapat dan kritik. Namun, sebagai figur publik yang juga bagian dari partai, setiap pernyataannya kerap dikaitkan dengan PSI.
“Di satu sisi, beliau punya kebebasan berpendapat. Tapi di sisi lain, setiap kritiknya selalu dihubungkan dengan PSI. Kami tidak ingin membatasi kebebasan tersebut,” jelasnya.
Menurut Ahmad Ali, selama ini PSI juga tidak mencampuradukkan aktivitas profesional Ade dengan kerja-kerja ideologis partai.
Bahkan, Ade disebut telah menegaskan bahwa pandangan yang disampaikannya tidak mewakili PSI.
PSI pun mengakui kehilangan sosok penting dalam internal partai.
Baca Juga: Danantara Sepakat Bangun PSEL, Pramono Yakin Bisa Olah hingga 3.000 Ton Sampah per Hari
Ahmad Ali menyebut Ade sebagai salah satu tokoh pemikir yang kerap memberikan masukan, termasuk kritik terhadap kebijakan partai.
“Ini kehilangan besar bagi kami. Bang Ade bukan hanya partner diskusi, tetapi juga menjadi semacam pengawas bagi DPP PSI. Kritik-kritiknya justru kami butuhkan untuk membuat partai terus berkembang,” ungkapnya.
Atas kontribusi tersebut, PSI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ade Armando.
“Kami berterima kasih atas dedikasi pikiran, tenaga, dan jiwanya selama ini. Kami berharap beliau tetap memberikan nasihat ke depan,” tambah Ahmad Ali.
Ia juga menegaskan bahwa dengan status baru Ade sebagai non-kader, publik diharapkan tidak lagi mengaitkan setiap pernyataannya dengan PSI.
“Kami berharap masyarakat bisa melihat secara objektif. Apa pun yang disampaikan Bang Ade ke depan tidak lagi berkaitan dengan PSI,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









