Nama Said Iqbal Masuk Bursa Kabinet Prabowo, Istana Buka Suara

AKURAT.CO Nama Presiden Partai Buruh sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, disebut-sebut bakal menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Sinyal tersebut menguat setelah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah tengah membahas kemungkinan bergabungnya tokoh buruh tersebut ke dalam jajaran kabinet.
"Sedang kita diskusikan," kata Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (4/6/2026).
Meski demikian, Prasetyo belum mengungkap posisi maupun kementerian yang akan ditempati Said Iqbal. Ia hanya memastikan bahwa bidang yang akan dipercayakan nantinya masih berkaitan dengan perjuangan yang selama ini melekat dengan sosok mantan buruh pabrik tersebut.
"Kemungkinan berkaitan dengan tenaga kerja dan perjuangan beliau selama ini bersama kaum buruh," ujarnya.
Pemerintah meminta publik menunggu pengumuman resmi terkait rencana tersebut.
Jika benar bergabung dengan kabinet, perjalanan Said Iqbal akan menjadi kisah transformasi yang menarik.
Pria kelahiran Jakarta, 5 Juli 1968, itu mengawali kariernya sebagai buruh di sebuah perusahaan elektronik di Kabupaten Bekasi pada 1992.
Dari lantai pabrik, ia kemudian aktif membangun gerakan serikat pekerja. Pascareformasi, Said Iqbal mendirikan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), yang menjadi salah satu organisasi buruh terbesar di Tanah Air.
Namanya semakin dikenal karena konsisten memperjuangkan hak-hak pekerja, terutama terkait upah minimum dan perlindungan buruh.
Kiprahnya bahkan mendapat pengakuan internasional melalui penghargaan The Febe Elizabeth Velasquez Award yang diterimanya pada 2013 sebagai Tokoh Buruh Terbaik Dunia.
Baca Juga: Polisi Israel Rekrut Aktivis Sayap Kanan untuk Bertugas di Kompleks Al Aqsa
Selain memimpin Partai Buruh sejak 2021, Said Iqbal juga menjabat Presiden KSPI, anggota Dewan Pengupahan Nasional, anggota LKS Tripartit Nasional, serta aktif di sejumlah organisasi serikat pekerja tingkat internasional seperti ASEAN Trade Union Council (ATUC) dan International Trade Union Confederation (ITUC).
Di bidang pendidikan, Said Iqbal merupakan alumnus SMAN 51 Jakarta.
Ia melanjutkan studi Teknik Mesin di Politeknik Universitas Indonesia (kini Politeknik Negeri Jakarta), kemudian meraih gelar sarjana di Universitas Jayabaya dan menyelesaikan pendidikan Magister Ekonomi di Universitas Indonesia.
Di tengah santernya kabar tersebut, Prasetyo Hadi juga mengungkapkan Presiden Prabowo dijadwalkan melantik Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, Nanik S. Deyang, bersama dua wakil kepala BGN, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono, pada awal pekan depan.
"Berkenaan dengan pelantikan, kami agendakan minggu depan," kata Prasetyo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum









