Puan Ungkap Alasan Fit and Proper Test Suyudi Bisa Digelar Singkat

AKURAT.CO Proses uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri menjadi sorotan publik lantaran berlangsung singkat dan dilanjutkan dengan persetujuan DPR pada hari yang sama.
Ketua DPR RI Puan Maharani menjelaskan, proses tersebut dapat dilakukan dalam waktu singkat selama tidak ada persoalan dalam pembahasan dan seluruh tahapan tetap mengikuti mekanisme DPR.
"Dari laporan yang kami terima bahwa tidak ada hal-hal yang dipermasalahkan di Komisi III karena memang Komisi III yang melakukan fit and proper dan alhamdulillah secara aklamasi tadi di Komisi III menyetujui untuk penetapan pencalonan calon Kapolri yang baru," kata Puan dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Menurut Puan, cepatnya proses bukan berarti DPR mengabaikan mekanisme yang berlaku. DPR dapat segera mengambil keputusan apabila seluruh ketentuan dan tahapan telah terpenuhi.
"Selama tidak ada hal yang perlu dipermasalahkan ya sesuai mekanisme dan sesuai dengan tata tertib yang ada, ya bisa saja itu segera dilakukan," ujarnya.
Puan menjelaskan, proses pergantian Kapolri dimulai setelah DPR menerima Surat Presiden (Surpres) terkait pergantian Kapolri pada 30 September 2026.
Setelah Surpres diterima, DPR menindaklanjutinya melalui mekanisme yang berlaku, termasuk pembahasan di Komisi III dan pelaksanaan fit and proper test terhadap Suyudi.
"Proses ini sendiri sudah dilakukan sesuai dengan mekanisme setelah kami menerima Surpres dari Presiden, kemudian ditindaklanjuti dengan mekanisme yang ada di DPR, juga melalui mekanisme yang ada di Komisi III melalui fit and proper," kata Puan.
Komisi III kemudian menyetujui Suyudi sebagai calon Kapolri secara aklamasi. Hasil tersebut selanjutnya dibawa ke rapat paripurna untuk mendapatkan persetujuan DPR.
Baca Juga: Puan Buka Suara soal Isu Listyo Sigit Masuk Kabinet Prabowo
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK










