Akurat
Pemprov Sumsel

Profil Ponpes Hubbun Nabi atau Habib Merah, Pengasuhnya Terjerat Kasus Nikahi Santriwati Tanpa Izin Orang Tua

Fajar Rizky Ramadhan | 2 Juli 2024, 08:00 WIB
Profil Ponpes Hubbun Nabi atau Habib Merah, Pengasuhnya Terjerat Kasus Nikahi Santriwati Tanpa Izin Orang Tua

AKURAT.CO Pondok Pesantren Hubbun Nabi atau Habib Merah tengah menjadi perbincangan publik. Pasalnya, seorang pengasuhnya dikabarkan menikahi santriwati berumur 16 tahun tanpa seizin orang tuanya.

Pondok Pesantren Hubbun Nabi terletak di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Dikutip dari keterangan tertulis, pada Kamis (27/6/2024) tidak ada kegiatan sama sekali di pondok tersebut.

Hanya terdapat papan nama pondok berwarna merah dengan tulisan Pondok Pesantren Hubbun Nabi Muhammad SAW.

Baca Juga: Motif Pengasuh Ponpes Lumajang yang Nikahi Santriwati Tanpa Seizin Orang Tuanya

Adapaun terkait jumlah santri, pengajar pondok pesantren, atau pun sejarah lengkap berdirinya pondok pesantren ini belum diketahui hingga berita ini diturunkan.

Konon, keluarga korban sendiri tak mengetahui adanya pondok pesantren yang kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat itu.

Sebelumnya, Pondok Pestren Hubbunabi Muhammad SAW yang berada di Lumajang, Jawa Timur mendadak viral usai kasus pengasuh menikahi santriwati di bawah umur tanpa seizin orang tuanya.

Rokim yang merupakan ayah korban mengatakan kalau kabar anaknya sudah dinikahi pengurus Ponpes itu karena beredar kabar sudah hamil.

Baca Juga: Kemenag Sebut Ponpes Habib Merah Lumajang Tak Berizin

“Di Desa saya itu ramai kalau P itu hamil, itu ada saudara nyebut saya kalau anak saya hamil,” jelasnya, dikutip melalui YouTube tvOneNews pada Minggu, 30 Juni 2024.

Diketahui santriwati itu dinikahi Muhammad Erik sejak Agustus 2023 dan baru ketahuan belakangan.

Selama itu santriwati tersebut tidak pernah bercerita kepada orang tuanya jika sudah menikah siri dengan pengurus ponpes.

Lebih lanjut, Rokim menjelaskan modus yang dilakukan Muhammad Erik sehingga putrinya mau dinikahi.

“Yang dijanjikan akan disenangkan, akan dikasih uang,” terangnya.

Usut punya usut, beredar kabar jika gadis di bawah umur itu sempat diiming-iming uang sebesar Rp300 ribu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.