Pedagang Minta Semua E-Commerce Tutup, Warganet: Dikasih Hati Minta Jantung, Ngelunjak!

AKURAT.CO Tidak kunjung usai, pedagang di Tanah Abang, Jakarta Pusat kembali menjadi perhatian usai mengajukan permintaan kepada pemerintah untuk menutup semua E-Commerce.
Sebelumnya pemerintah telah melakukan pemberhentian/penutupan terhadap E-Commerce TikTok Shop, karena banyaknya keluhan dari pedagang akan penurunan omzet yang signifikan.
Bukan hanya TikTok Shop, kali ini pedagang Tanah Abang meminta pemerintah untuk menutup semua E-Commerce, seperti Shopee, Lazada, Tokopedia dan yang lainnya.
Hal tersebut lantas mencuri perhatian warganet. Dalam unggahan di media sosial Instagram, akun @awreceh.id membagikan foto yang memperlihatkan poster pedagang meminta online shop untuk dihapus.
Baca Juga: Setelah TikTok Shop, Pedagang Tanah Abang Ngelunjak Minta Tutup Semua E-Commerce
"Gimana menurut kalian gaes?," tulis akun tersebut, pada Rabu (11/10/2023).
Unggahan itu langsung diserbu oleh warganet. Tidak sedikit dari mereka yang tidak setuju dan mencibir permintaan para pedagang dengan memberikan beragam komentar.
"di kasih hati, malah minta jantung. udah diturutin malah makin ngelunjak. kalo gitu mending tanah abang aja yang ditutup," tulis akun @edga***********
"tolong pak gusur aja tokonya drpd bawel," tulis akun @sadi*****
"TOMBOL TUTUP TANAH ABANG????," tulus akun @chai********
Tidak hanya itu, terdapat juga warganet yang membagikan pengalaman kurang menyenangkan saat dirinya belanja di toko offline. Menurutnya, banyak toko yang 'memaksa' untuk dibeli dan memberikan respon kurang menyenangkan apabila tidak jadi melakukan transaksi di toko tersebut.
"Izin share pengalaman ku kemarin ya. Jujur udah lama banget ga belanja offline, dan memutuskan ke mangg** 2 kemarin, dan pelayanan tiap toko hampir semua nya kurang mengenakkan hati sih :") sengaja pake masker lengkap dan outfit super minimalis. Tiap mampir ke toko" ditawarkan barang dengan approach " seperti memaksa pdhl baru masuk dan kalau gajadi bener" dijudesin" padahal gw kan mau milih dulu ???????????? tp mereka yg kaya cpt beli gak. Kalo gajadi keluar sana~ ???? nangess galak" bgt. Memang gak semua sih ADA BBRP YG BAIK bgt juga.. tp mostly bener" yg kaya gitu. Jd gaksalah bgt kalau online pasarnya laris manis krn pelanggan bisa leluasa dalam memilih produk dg minim effort + ga perlu liat karyawan toko judes judes???? ~ ini pengalaman pribadi yagesya puntenn," tulis akun @nabi*****
Baca Juga: Pindah Ke Area Gunung Mas, Pedagang Warpat Puncak Akan Direlokasi
Namun, sampai saat ini pemerintah belum memberikan respon apapun terkait permintaan penutupan semua E-Commerce oleh pedagang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








