Alasan Pedagang Makassar Mall Minta Mendag Tutup Semua E-Commerce Ini Bikin Geleng-geleng

AKURAT.CO Di era modern saat ini teknologi semakin berkembang dan hal tersebut memberikan dampak yang cukup besar pada lingkungan masyarakat.
Dengan adanya kemajuan teknologi memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan muncullah aplikasi-aplikasi modern yang memudahkan masyarakat dalam berbelanja.
Kini banyak masyarakat yang lebih memilih berbelanja melalui e-commerce (toko online). Karena hal itu banyak pedagang UMKM dengan toko fisik yang mengeluh pemasukannya turun drastis.
Beberapa waktu lalu pedagang UMKM di Tanah Abang mengeluhkan sepinya pengunjung yang disebabkan oleh toko dagang online seperti TikTok Shop. Hal ini menciptakan larangan resmi dari pemerintah Indonesia untuk menghentikan transaksi jual beli di platform TikTok Shop.
Dan kini keluhan kembali muncul dari pedagang di Mall Makassar. Mereka mengeluhkan pemasukannya yang turun drastis karena maraknya penjualan secara online kepada Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan.
Baca Juga: Pantau New Makassar Mall, Mendag Zulhas: Pedagang Toko Harus Manfaatkan Niaga Elektronik
"Sekarang omzet pendapatan kami turun akibat disaingi pedagang-pedagang online. Dulu kami bisa dapat Rp30 juta, sekarang Rp500 ribu saja kita tidak mampu. Kami berharap semua toko online ditutup, kami rugi pak," ujar Muh. Sahid, Ketua Asosiasi Pedagang Makassar Mall (APMM) di sela kunjungan Mendag belum lama ini.
Merespon keluhan pedagang, Mendag Zulkifli Hasan mengatakan saat ini pemerintah tengah berupaya dalam mengatasi persoalan mengenai persaingan yang tidak sehat antara toko online dan toko offline.
Menurut Zulhas, diperlukan aturan-aturan yang mesti dipatuhi oleh setiap pelaku usaha agar tidak ada pihak yang dirugikan.
Akan tetapi Zulkifli Hasan tetap mendorong agar para pedagang toko offline tidak membatasi diri akan perkembangan teknologi. Ia berharap pedagang toko offline dapat ikut berjualan secara online agar dapat menambah penghasilan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









